Setahun Gempa Yogya, Warga Diminta Lebih Dekat Tuhan
Kamis, 24 Mei 2007 17:24 WIB
Yogyakarta - Menjelang satu tahun gempa Yogyakarta, warga Yogyakarta diminta lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Warga juga diharapkan lebih memperkokoh rumahnya agar tahan gempa."Kita lebih baik mendekatkan diri kepada Tuhan," kata Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X, kepada wartawan di Kepatihan, Jl Malioboro, Yogyakarta, Kamis (24/5/2007).Belajar dari peristiwa gempa 27 Mei 2006 lalu, masyarakat Yogyakarta dan sekitar hendaknya lebih waspada terhadap segalakemungkinan. Hal itu wajar karena wilayah Indonesia termasuk Yogyakarta DIY merupakan daerah rawan gempa."Introspeksi da waspada itu lebih penting karena kita berada di jalur lempeng gempa. Sebelum gempa 27 Mei lalu, Yogya juga sudah pernah diguncang gempa yang merusakkan Tugu dan Tamansari," kata dia.Sultan juga mengatakan, berdasarkan laporan dari BMG, saat ini tidakada indikasi peningkatan frekuensi gempa di DIY. Meski Gunung Merapi pada hari Rabu 24 Mei pukul 09.40 WIB, mengeluarkan awan panas dengan jarak 1 km ke arah Kali Gendol. "Tidak perlu khawatir berlebihan. Masyarakat kita sudah berpengalaman. Dan saya harap bisa mengantisipasi jika sewaktu-waktuterjadi gempa kembali," katanya.
(bgs/djo)











































