ICW: Dibekukannya Harta Tommy Kontraproduktif

ICW: Dibekukannya Harta Tommy Kontraproduktif

- detikNews
Kamis, 24 Mei 2007 09:09 WIB
Jakarta - Dibekukannya harta Tommy Soeharto oleh pengadilan Guernsey, Inggris dinilai positif. Namun di sisi lain dinilai kontraproduktif, karena Kejagung belum juga mengusut tuntas kasus pencairan dana Tommy yang menggunakan rekening pemerintah."Sisi positifnya, minimal uang Tommy tidak kembali. Tapi yang kita herankan, kasus pencairan uang Tommy yang melibatkan Yusril dan Hamid tidak juga diusut," ujar Koordinator Bidang Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Emerson Yuntho saat dihubungi detikcom, Kamis (24/5/2007).Menurut pria yang akrab disapa Eson ini, di satu sisi Kejagung mencoba menahan uang Tommy yang diduga hasil dari korupsi, tapi di sisi lain membiarkan pencairan dana yang juga diduga dari hasil korupsi."Ini kontraproduktif," tutur Eson. Seharusnya, menurut Eson, Kejagung juga segera memproses pencairan dana Tommy tersebut.Tentang upaya Kejagung yang akan melayangkan gugatan perdata kepada Tommy, Eson tidak menganggap tindakan tersebut sia-sia. Namun kecil kemungkinan Kejagung akan menang."Dalam sejarah, Kejagung belum pernah memenangkan gugatan perdata kasus-kasus besar, apalagi yang melibatkan pejabat atau keluarganya," ujar Eson.Yang harus segera dilakukan oleh Kejagung, menurut Eson, adalah segera meyakinkan pengadilan, bahwa harta Tommy yang ada di BNP Paribas atau pun yang telah dicairkan melalui rekening negara adalah hasil korupsi. (anw/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads