Menag: Pemondokan Haji Lebih Mahal, Tapi Lebih Bagus

Menag: Pemondokan Haji Lebih Mahal, Tapi Lebih Bagus

- detikNews
Jumat, 18 Mei 2007 17:31 WIB
Jakarta - Di tengah kritikan sejumlah anggota DPR terhadap Tim Perumahan Haji, Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni menegaskan bahwa kualitas perumahan haji untuk musim haji tahun ini lebih baik. Namun, Menag mengakui harganya lebih mahal. "Yang pasti, perkembangan perumahannya sudah lebih bagus dibanding sebelumnya. Tapi memang harganya naik. Kami punya plafon 2.000 Riyal," kata Menag kepada wartawan seusai membuka Silaturahmi Pengurus Pondok Pesantren se-Indonesia di bawah naungan Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) di aula serbaguna Asrama Haji Pondokgede, Jakarta Timur, Jumat (18/5/2007). Tim Perumahan Haji yang dibentuk Menag masih terus berusaha menyewa pemondokan hingga 100 persen dalam waktu dekat. "Sekarang tinggal finishing, tinggal 30 persen lagi. Dalam waktu dekat, akan kita umumkan," jelas dia. Penegasan yang disampaikan Menag ini bertolak belakang dengan informasi yang beredar akhir-akhir ini. Kabarnya, perumahan yang didapatkan Tim Perumahan Haji saat ini jauh lebih buruk dibanding tahun lalu dan memiliki harga lebih mahal.Salah satu sebabnya, Tim Perumahan Haji saat ini didominasi oleh orang-orang baru. Harga yang lebih mahal juga disebut-sebut sebagai dampak dari munculnya percaloan. Sejumlah anggota DPR mempersoalkan Afif Ubaidillah yang duduk sebagai anggota Tim Perumahan Haji. Padahal, Afif merupakan pengusaha biro travel haji. Posisi Afif di tim ini dikhawatirkan mendekatkan peluang penyelewengan. Apalagi kewenangan Afif dalam menyewa perumahan cukup besar. Bahkan, Menag juga memberi kepercayaan kepada Afif untuk mengurusi masalah katering. Menag mengakui Afif memiliki perusahaan biro travel haji, namun juga memiliki lembaga kajian haji. (asy/bal)


Berita Terkait