Hendarman Harus Abaikan Pesan Arman Agar Soeharto Tak Diganggu
Rabu, 16 Mei 2007 14:43 WIB
Jakarta - Mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh alias Arman saat serah terima jabatan (sertijab) berpesan kepada Jaksa Agung Hendarman Supandji agar tidak meneruskan kasus korupsi mantan Presiden Soeharto. Imparsial meminta Hendarman untuk tidak mengikuti pesan Arman itu."Pesan ketiga seharusnya diabaikan. Hendarman harus tidak mendengarkan Arman," kata Manajer Advokasi Imparsial Donny Ardyanto dalam jumpa pers di Kantor Imparsial, Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (16/5/2007).Arman saat sertijab menyampaikan 3 pesan kepada Hendarman. Ketiga pesan itu adalah menuntaskan kasus Munir, mengusut kasus BLBI, dan tidak mengotak-atik kasus korupsi mantan penguasa Orde Baru Soeharto.Hendarman, kata Donny, memiliki modal kuat untuk menuntaskan kasus Soeharto. Sebab Hendarman memiliki keberanian dan kedekatan dengan orang-orang kejaksaan. "Karena dia jaksa karier," tuturnya.Dia berharap Hendarman bisa menyelesaikan perkara yang telah tertunda hingga beberapa kali pergantian Jaksa Agung. "Jangan sampai dengan jabatan lebih besar, Hendarman malah melempem," pintanya.Donny menuturkan, yang terpenting saat ini adalah bagaimana membawa Soeharto ke pengadilan. "Apa pun hasilnya, mau diamnesti atau bagaimana, yang penting Soeharto dibawa ke pengadilan dulu," pungkasnya.
(mar/sss)











































