Jelang Reshuffle, Menteri Dinasihati Tak Perlu Gelisah
Jumat, 04 Mei 2007 06:51 WIB
Jakarta - Pada reshuffle jilid II ini sejumlah menteri disebut-sebut akan diganti. Tentunya kegelisahan tak bisa dipungkiri, melanda menteri-menteri yang santer bakal diganti. Mereka pun dinasihati untuk tidak gelisah menanti pengumuman reshuffle. Bagaimanapun, jabatan adalah titipan yang tak mungkin dimiliki sepenuhnya."Jabatan menteri itu kan amanah, diberikan presiden yang mewakili rakyat, tujuannya pun untuk kesejahteraan rakyat. Kalau ditarik lagi oleh presidennya, ya tidak usah jadi soal," kata Ketua MUI Amidhan, saat dihubungi detikcom, Jumat (4/5/2007).Amidhan berharap dengan sisa waktu yang hanya 2,5 tahun ini, reshuffle harus akan mewujudkan hasil yang luar biasa bagi rakyat."Kalau yang ditempatkan itu sama saja, ya mendingan tidak usah. Kalau tidak mampu, kan jadinya cuma sekedar bagi-bagi kesempatan saja, bagi jatah," jelas Amidhan.Amidhan meminta agar kabinet hasil reshuffle nanti benar-benar orang yang kapabel dan memiliki kemampuan lebih di bidangnya."Sehingga mereka bisa dipercaya," nasihat Amidhan.
(ndr/fiq)











































