Kejagung Minta Kasus Tukar Guling Aset Salim Dihitung Ulang
Senin, 30 Apr 2007 13:11 WIB
Jakarta - Kasus ruilslag (tukar guling) PT Industri Sandang I dengan PT Graha Delta Citra (GDC) Senayan milik Grup Salim ditengarai terindikasi korupsi. Bahkan diduga pula ada dugaan penggelapan pajak.Kejagung meminta agar tukar guling Senayan dihitung ulang. Sebab berbeda dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kejagung dan Timtas Tipikor tidak menengarai adanya unsur kerugian negara. Hal itu berdasar dari audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)."Saya sudah minta BPKP untuk melakukan hitungan ulang. Setelah dihitung ternyata berhenti, tetapi saya minta BPKP melakukan investigasi lagi dan dilakukan pengkajian atau penghitungan ulang," ujar Plt Jampidsus Hendarman Supandji.Hal itu disampaikan Hendarman di Gedung Bundar Kejagung, Jl Hasanuddin,Jakarta Selatan, Senin (30/4/2007)."Kasus Anthony ditangani Mabes Polri. Kalau sudah dikeluarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) Polri, baru ada koordinasi Kejagung dengan Polri," imbuh dia.Beberapa waktu yang lalu, dalam laporan Indonesian Corruption Watch (ICW) disebutkan banyak penyimpangan dalam proses tukar guling ini. Sebab saat terjadi penandatanganan pada tahun 1991, pemilik GDC, Anthony Salim dituding merugikan keuangan negara.Kasus ini diduga sarat KKN yang merugikan keuangan negara Rp 572,6 miliar. Selain itu diduga nilai penggelapan pajaknya mencapai Rp 2,5 triliun.Selain tukar guling, Anthony Salim juga diduga terkait kasus kasus dugaan penipuan yang terjadi saat jual beli aset Sugar Group Companies (SGC).Pimpinan PT Garuda Panca Arta, Gunawan Yusuf, melaporkan kelompok usaha Salim telah memalsukan dan merekayasa perjanjian utang dengan Marubeni Corp yang mengagunkan SGC, dan dibuat sebelum penandatanganan Master Settlement and Acquisition Agreement (MSAA) pada 21 September 1998.SGC telah dibeli oleh PT Garuda Panca Arta melalui BPPN pada tahun 2001. Namun, menurut Gunawan Yusuf selaku pelapor, SGC kemudian malah dijual kembali oleh Anthony Salim.
(nvt/nrl)











































