Awas! Bullying di Sekolah

Awas! Bullying di Sekolah

- detikNews
Minggu, 29 Apr 2007 02:40 WIB
Jakarta - Sekolah memang tempat untuk menuntut ilmu. Namun disadari atau tidak, di beberapa sekolah di Indonesia, masih banyak terjadi kasus bullying.Bullying adalah penggunaan kekuasaan atau kekuatan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok, sehingga korban merasa tertekan, trauma, dan tidak berdaya. Dan peristiwanya, sangat mungkin terjadi berulang.Menurut siaran pers yang diterima detikcom dari aktivis Yayasan Semai Jiwa Amini (Sejiwa), Diena Haryana, Sabtu (28/4/2007), bullying terbagi menjadi tiga.Pertama, fisik, seperti memukul, menampar, dan memalak atau meminta dengan paksa apa yang bukan miliknya. Kedua, verbal, seperti memaki, menggosip, dan mengejek. Ketiga, psikologis, seperti mengintimidasi, mengecilkan, mengabaikan, dan mendiskriminasikan.Dari hasil penelitian Sejiwa, bullying adalah persoalan penting di sekolah-sekolah. Sebab di sekolah, bullying muncul dalam berbagai bentuk.Kegiatan inisiasi seperti ospek dan ritual yang biasa diadakan para senior di sekolah, merupakan bentuk bullying yang tidak disadari. Kegiatan yang seharusnya bertujuan memperkenalkan sekolah dan program yang ada di sekolah, malah melenceng menjadi ajang untuk mempemalukan para siswa baru dengan kegiatan yang merendahkan dan mengintimidasi.Bullying ternyata tidak hanya memberi dampak negatif pada korban, melainkan juga pada para pelaku. Bullying, dari berbagai penelitian, ternyata berhubungan dengan meningkatnya tingkat depresi, agresi, penurunan nilai akademik, dan tindakan bunuh diri.Bullying juga menurunkan skor tes kecerdasan dan kemampuan analisis para siswa.Para pelaku bullying berpotensi tumbuh sebagai pelaku kriminal, jika dibandingkan dengan anak-anak yang tidak melakukan bullying. Karena itu, tindakan ini akan merusak generasi penerus di Indonesia. (nvt/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads