Wartawan Lativi Jadi Korban Bentrokan di Jl Diponegoro
Jumat, 27 Apr 2007 15:11 WIB
Jakarta - Wartawan Lativi bernama Ahmad Sakirin menjadi korban kekerasan saat terjadi bentrokan antara mahasiswa dan satpam di lahan kosong Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2007).Bentrokan tersebut terjadi di lahan kosong yang menjadi sengketa antara Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) dengan PT Kencana.Saat itu Ahmad sedang meliput bentrokan antara dua kelompok yakni satpam dengan mahasiswa UKI dan YAI.Tiba-tiba Ahmad ditarik ke dalam lahan kosong itu oleh para satpam berpakaian serba biru. "Siapa kamu!" tanya seorang sekuriti. Ahmad pun menjawab wartawan yang sedang meliput.Mendengar alasan meliput, kelompok yang mengaku satpam itu langsung memukul Ahmad dengan tangan dan balok kayu. Kameranya sempat dirampas.Bentrokan yang terjadi pada pukul 13.00 WIB hingga 13.30 itu menyebabkan lalu lintas dari Megaria hingga Salemba ditutup. Sedangkan lahan kosong tersebut dijaga ratusan polisi dari Polres Jakarta Pusat untuk menghindari bentrokan terulang lagi.Mahasiswa digiring ke kampusnya masing-masing. Sedangkan puluhan sampah diangkut ke Polres Jakarta Pusat.Sementara itu, PKL eks pedagang di depan RSCM yang menumpang berdagang di lahan kosong itu, langsung kocar-kacir menyelamatkan dagangannya itu. Para pedagang itu baru menempati lahan kosong awal pekan ini setelah dirazia Satpol PP.
(nik/nrl)











































