Pimpinan KPK Dinilai Masih Jaim

Pimpinan KPK Dinilai Masih Jaim

- detikNews
Kamis, 26 Apr 2007 18:20 WIB
Jakarta - Lima pimpinan KPK dinilai masih belum bekerja secara optimal. Mereka hanya bekerja mencari kasus yang mudah ditangani dan terkesan masih jaga image alias jaim."Mereka masih jaim dengan Presiden. Sehingga hanya mengambil kasus-kasus yang mudah saja. Sebenarnya banyak kasus yang sebenarnya mereka bisa tangani, tapi kepercayaan diri mereka masih kurang, karena masih belum mendapatkan bukti yang cukup," kata Taufik Basari dari YLBHI. Taufik melihat masih ada pimpinan KPK yang lebih senang pergi ke Istana Negara, ketimbang mengurusi kasus korupsi kelas berat."Ada pimpinan yang lebih senang memakai batik ke Istana dan berpidato di sana, dibanding menangani kasus korupsi yang besar. Dalam menangani kasus VLCC, mereka baru kalang kabut setelah kejaksaan juga ikut menangani kasusitu. Padahal KPK sudah menangani kasus itu terlebih dahulu," paparnya.Pernyataan ini disampaikan Taufik dalam konferensi pers bersama dengan Koalisi masyarakat untuk Pemberantasan Korupsi di Kantor YLBHI, Jl Prambanan, Menteng, Jakarta, Kamis (26/4/2007).Ketua Masyarakat Profesional Madani Ismed Hasan Putro menambahkan, kinerja KPK saat ini masih terbilang hanya mencari kasus kelas teri. "Mereka seharusnya bisa menjaga indepedensinya. KPK kan tidak berada di bawah presiden. Dan tidak menutup kemungkinan kalau istana memiliki kasus-kasus juga, sehingga kasus yang besar tidak tertangani," tutur Ismed.Jika melihat kondisi KPK saat ini, lanjut Ismed, tidak menutup kemungkinan nantinya kewenangan yang dimiliki KPK akan semakin melemah.Sementara itu, Koordinator Eksekutif Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Indepedensi Peradilan (LeIP) Rifqy Assegaf menambahkan kedekatan KPK dengan Istana akan sangat merugikan."Mereka kan jadi sulit untuk mencari alat bukti. Apalagi dari orang yang berkuasa. Saat ini saja yang dihantam hanya PDIP, yang sudah tidak berkuasa. Sehingga mereka cukup mudah mendapatkan alat bukti," tandas dia. (ary/asy)


Berita Terkait