Luapan Bengawan Solo Merambah Kota Bojonegoro
Sabtu, 21 Apr 2007 13:23 WIB
Bojonegoro - Selain merendam pemukiman penduduk Kecamatan Margomulyo, luapan sungai Bengawan Solo juga merambah Desa Jetak Kecamatan Kota Kabupaten Bojonegoro. Pada pukul 12.45 WIB, Sabtu (21/4/2007), luapan Bengawan Solo telah membanjiri lima rumah warga di RT 3 RW 1 Desa Jetak. Lima rumah yang terkena banjir dengan ketinggian air 15 cm - 1 meter itu milik Kardi, Karom, Karpen, Lamsah dan Haryanto. "Yang paling parah rumah Haryanto. Ketinggian airnya seperut orang dewasa," kata Kardi, warga setempat yang dihubungi detikcom. Menurut Kardi, luapan Bengawan Solo terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. "Arusnya cukup deras. Kita semua khawatir luapan akan membesar," kata Kardi. Sungai Bengawan Solo yang tak jauh dari rumah Kardi memang sangat mengkhawatirkan. Di sekitar desanya, luapan bengawan juga sudah membanjiri lahan kosong. Warga desa, kata Kardi, juga sudah melakukan antisipasi dengan mengemas perabotan berharganya. Jika banjir besar terjadi, warga akan mengungsi ke tanggul yang ada di desa setempat.Sementara itu Bupati Bojonegoro HM Santoso meminta warganya untuk mewaspadai hujan lokal dan yang mengguyur di daerah hulu Sungai Bengawan Solo di Jawa Tengah. "Saya minta masyarakat tidak lengah. Waspadai jika hujan di daerah setempat maupun di hulu. Sebab hujan bisa berpotensi membuat Bengawan meluap," kata Santoso yang dihubungi detikcom. Saat ini, Pemkab tengah mempersiapakan langkah-langkah untuk evakuasi apabila banjir besar terjadi. "Semua perlengkapan Satlak sudah siap. Dapur umum juga. Sekali lagi jika ketinggian air sudah pada puncaknya saya minta waspada. Kalau pun harus mengungsi ya harus dilakukan," kata dia.
(gik/asy)











































