Semasa Remaja Cho Kerap Diolok-olok Teman Sekelas
Jumat, 20 Apr 2007 11:26 WIB
Virginia - Sewaktu kecilnya, Cho Seung-Hui teramat pendiam bahkan didiagnosa menderita autis. Semasa remaja, pelaku pembantaian Virginia Tech itu kerap diolok-olok teman sekelasnya. Penyebabnya apa lagi kalau bukan cara bicaranya yang kedengaran aneh.Suatu ketika saat pelajaran bahasa Inggris di sekolahnya, SMA Westfield High School di Chantilly, Virginia, Cho menjadi bahan tertawaan seisi kelas. Saat itu guru menyuruh satu demi satu murid membaca dengan suara keras. Tiba giliran Cho, dia langsung menundukkan kepalanya dan terdiam.Baru ketika guru mengancam akan memberinya nilai F, Cho berani buka mulut. Cho pun membaca dengan suara berat yang kedengaran aneh seperti "ada sesuatu di dalam mulutnya," kata Chris Davids, bekas teman sekelas Cho."Seisi kelas langsung tertawa dan menunjuk-nunjuk dia sembari berkata: Pulang saja ke Cina," kisah Davids seperti dikutip Houston Chronicle, Jumat (20/4/2007). Menurut Davids, Cho hampir tidak pernah bersuara. Dia pasti tak pernah mau memulai pembicaraan dengan siapa pun.Bekas teman sekelas Cho lainnya, Stephanie Roberts mengungkapkan, ada beberapa siswa SMA Westfield yang kerap mengolok-olok Cho. "Ada beberapa orang yang sangat kejam padanya. Mereka kerap mendorong dia dan menertawainya," tutur Roberts. "Dia tidak bisa bicara Inggris dengan baik dan mereka benar-benar mengolok-olok dia," imbuhnya.Ketika menduduki bangku kuliah di Virginia Tech, Cho pun kian tumbuh menjadi sosok penyendiri dan pendiam. Dalam video yang dikirimkan Cho ke stasiun televisi NBC, pemuda Korsel berusia 23 tahun itu sempat menyebut-nyebut soal kebenciannya terhadap anak-anak kaya di kampus.
(ita/nrl)











































