Dua Pola Alirkan Lumpur Lapindo ke Kali Porong
Minggu, 15 Apr 2007 23:04 WIB
Surabaya -
Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) akan menggunakan dua pola untuk mengalirkan lumpur dari pusat semburan ke Kali Porong, Sidoarjo, Jawa Timur."Yang pertama, pendekatannya teknik sipil. Yang kedua, memakai pola pendekatan pertambangan," kata Deputi Operasi BPLS Soffyan Hadi saat dihubungi detikcom, Minggu (15/4/2007) malam.Menurut Soffyan, material lumpur berbeda dengan air. Itu sebabnya BPLS mencoba melihat dari sisi teknis pertambangan "Bagaimana mendorong lumpur, memilih pompa, maupun bagaimana mengalirkannya, ini perlu studi pakar" kata Soffyan.Selain meminta rujukan dari kalangan pakar, pihaknya juga akan melakukan sharing dengan sejumlah pihak dari kalangan pertambangan. Antara lain Newmont, Kaltim Prima Coal, dan PT Timah."Saya akan bicara dengan mereka. Bagaimanapun, pemikiran para ahli juga diperlukan," ujar Soffyan.Sementara itu, BPLS akan mengevaluasi keberadaan parit raksasa spillway yang dulu dibangun oleh Timnas Penanggulangan Semburan Lumpur di Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon.Sebelumnya, spillway yang telah menyedot dana Rp 35 miliar itu diyakini mampu mengalirkan lumpur ke Kali Porong. Namun hingga kerja Timnas berakhir, hasilnya tidak signifikan."Spillway akan tetap kita evaluasi. Seperti apa nantinya, kita menunggu kajian pakar. Kalau mereka mengusulkan harus melibatkan warga, ya akan kita libatkan warga," tutup Soffyan.
(fiq/fay)










































