Korban Lumpur Datang, Kawat Berduri Israel Amankan Istana

Korban Lumpur Datang, Kawat Berduri Israel Amankan Istana

- detikNews
Minggu, 15 Apr 2007 12:41 WIB
Jakarta - Warga Perum Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perum TAS) akan berdemo di istana, Senin 16 April besok. Penjagaan di Istana Negara pun diperketat. Kawat berduri buatan Israel sepanjang 150 meter dipajang di depan Istana.Menurut Kepala Pos Polisi Medan Merdeka Barat (AKP) Joko Prayitno, pemasangan kawat berduri itu dilakukan sejak Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB. Jumlah aparat keamanan yang akan diturunkan menjaga demo belum ditentukan karena masih menunggu laporan dari Polda Jawa Timur. "Sekarang kan kita belum tahu massanya berapa, naiknya apa, jadi tunggu laporan dari Polda Jawa Timur. Karena belum ada kegiatan hari ini, jadi penambahan personel baru dilaksanakan besok, itu pun kalau demonya jadi," ujarnya.Penempatan personel keamanan dan strategi yang akan dilakukan oleh aparat dalam membendung aksi massa baru dibriefing pada apel Senin pagi. "Jadi arahannya baru pas apel pagi dari pimpinan yang dituakan," ujarnya.Jika demo tergolong normal maka personel yang dikerahkan jumlahnya setengah dari jumlah massa. "Kalau keadaan bertambah kisruh cadangan personel akan dikeluarkan, bahkan tidak menutup kemungkinan bantuan dari Brimob akan turun," tegasnya.Karena hari ini hari libur, suasana di Istana tampak sepi. Suasana berbeda terlihat di Monas. Warga Jakarta banyak yang mengisi akhir pekan dengan berkunjung ke tugu berlapis emas itu.Sementara, di Tugu Proklamasi, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, sekitar 50 warga Perum TAS tengah beristirahat. Mereka menunggu rekan-rekan mereka yang akan datang hari ini guna mendemo Istana Negara Senin besok. 50-an Warga Perum TAS itu datang pada Minggu pagi dengan menumpang kereta api (KA). Mereka berdemo karena ganti rugi yang mereka terima dilakukan secara bertahap oleh Lapindo Brantas sehingga mereka tidak bisa membeli rumah baru. (ddn/nrl)


Berita Terkait