Peluru Perampok Masih Bersarang di Dada Kiri Aiptu Asep

Peluru Perampok Masih Bersarang di Dada Kiri Aiptu Asep

- detikNews
Sabtu, 14 Apr 2007 18:49 WIB
Bandung - Operasi pergelangan tangan Kanit Intelkam Polsek Astana Anyar Aiptu Asep Widarsa telah dilakukan. Namun peluru yang bersarang di dada kiri Asep belum diambil. Tim medis masih menunggu kondisi Asep stabil."Untuk sementara peluru yang bersarang di dada kirinya belum bisa diambil karena sangat riskan, sebab peluru itu dekat dengan paru-paru," kata dr Darmadji, Kepala Bagian Orthopedi dan Traumatologi RS Hasan Sadikin (RSHS), di RSHS, Jl Pasteur, Bandung, Sabtu (14/4/2007).Darmadji menjelaskan, untuk menghindari bergesernya peluru ke organ tubuh lain, tim medis telah melakukan pembungkusan peluru dengan jaringan selaput.Darmadji belum dapat memastikan kapan peluru akan diambil dari dada kiri Asep."Kita pokoknya masih menunggu kondisi pasien stabil. Saat ini tulang belakangnya sudah bagus dan tangan kanan sudah bisa digerakkan. Cuma masih riskan," ujarnya.Mengenai pergelangan tangan yang tertembus peluru, lanjut Darmadji, lukanya kini dibiarkan terbuka untuk membersihkan sisa-sisa proyektil. "Kita memasang eksternal fiksasi untuk menghindari pergeseran tulang," pungkasnya.Asep yang dirawat di ruang RIV Paviliun Parahyangan RSHS dijaga ketat 4 polisi berbadan tegap. Mereka berdiri di depan kamar perawatan. Asep merupakan salah satu korban penembakan dalam perampokan di Toko Emas ABC. Selain menyebabkan 8 orang terluka, perampok yang beraksi dengan senjata semi otomatis menyebabkan 2 orang tewas. (mly/umi)



Berita Terkait