Hilangkan Efek Psikologis Keluarga, Indra Pergi dari Rumahnya

Hilangkan Efek Psikologis Keluarga, Indra Pergi dari Rumahnya

- detikNews
Sabtu, 14 Apr 2007 08:30 WIB
Jakarta - Tersangka kasus pembunuhan Munir, Indra Setiawan, tidak pernah kabur saat Mabes Polri hendak menciduknya. Mantan Dirut PT Garuda Indonesia itu hanya ingin menghilangkan tekanan bagi keluarganya."Dia tidak ada di rumahnya, karena dia tidak mau ada dampak psikologis dari keluarga dan lingkungan. Jadi dia tidak kabur," kata kuasa hukum Indra, Assegaf, saat dihubungi detikcom, Sabtu (14/4/2007).Hal ini ditegaskan Assegaf untuk membantah spekulasi bahwa kliennya itu hendak kabur dari kejaran tim penyidik Mabes Polri. Indra pun akhirnya ditangkap di kos-kosan milik temannya di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.Menurut Assegaf, kliennya sudah berjanji untuk bersikap kooperatif selama pemeriksaan dan pemanggilan Mabes Polri. "Dulu, setiap ada panggilan dia selalu datang. Bahkan dia pun siap untuk ditangkap," ujarnya.Keterangan Assegaf diperkuat oleh Heru Santoso, kuasa hukum Indra lainnya. Menurutnya, Indra setiawan hanya bersiap diri untuk ditangkap Mabes POlri. "Pak Indra belum mengetahui kapan pastinya mau ditangkap," ujarnya kepada detikcom.Bingung SangkaanAssegaf pun menyatakan kebingungannya terhadap sangkaan yang akan dijatuhkan kepada kedua kliennya, Indra Setiawan dan Rohainil Aini. Apakah terkait pembuatan surat palsu atau ikut serta dalam pembunuhan terhadap Munir."Sekarang, mereka kalau ditangkap sebagai pelaku, mereka hanya akan disangkakan membuat surat palsu. Tapi kalau bukan pelaku, mereka mungkin akan dikaitkan sebagai pembantu pembunuh Munir. Tapi mereka mambantu siapa?," tuturnya.Heru menambahkan, dengan ditahannya Indra dan Rohainil, pengungkapan siapa pembunuh Munir akan semakin jauh. "Dengan penangkapan mereka, ini berarti menyembunyikan pembunuh sebenarnya," tandasnya. (ary/ary)


Berita Terkait