Pasangan Kumpul Kebo Tendang Wartawan di Kantor Polisi
Senin, 09 Apr 2007 14:23 WIB
Surabaya - Polwiltabes Surabaya kembali menggulung jaringan produsen shabu-shabu. Satu pasangan kumpul kebo ditangkap beserta bahan baku mentah shabu-shabu. Tersangka yang dikenal sebagai pemain narkoba lama ini adalah TN (48). Dia yang baru saja menghirup udara segara setelah ditahan di Rutan Medaeng tiga bulan lalu ini ditangkap bersama pasangannya, SY (27), di tempat kosnya, Dukuh Pakis Gg 2 No 14 Surabaya, Minggu (8/4/2007) dinihari. "Tersangka ini pemain lama. Berdasarkan barang bukti yang kita amankan sangat mungkin dia juga sebagai pembuat sekaligus pengedar shabu-shabu," kata Kasat Narkoba AKBP Abi Darrin kepada wartawan di Mapolwiltabes Surabaya, Jl Sikatan Surabaya, Senin (9/4/2007). Barang bukti yang diamankan 4 paket, yang masing-masing seberat 0.2 gram dan 0.4 gram dan 2 poket lainnya seberat 0.9 gram. Selain itu juga diamankan bahan baku shabu-shabu yaitu pil epidrin sebanyak 39.000 butir atau 39 botol, fosfor sebanyak 1 kg, yodium 250 gram serta empat pasang alat hisap. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku baru empat hari indekos di tempat tersebut. Selain itu pihak penyidik menemukan 5 SMS di dalam handphone TN. Isinya tentang cara pembuatan shabu-shabu. "Kita masih kembangkan ke sumber yang mengirim SMS itu," kata Abi. Saat dikeler dari ruang penyidik menuju tahanan, kedua tersangka marah saat diambil fotonya oleh wartawan. Tiga fotografer terkena tamparan dan tendangan. Fotografer Radar Surabaya Abdullah Munir terpaksa meringis kesakitan setelah dagu kanannya kena tamparan tersangka. Kaki Frizal dari Jawa Pos tak luput dari tendangan. Begitu pula kamera Tarmudji dari harian Surya jadi sasaran.
(gik/nrl)











































