Syaukani Diperiksa 6 Jam, Pendukung & Wartawan Adu Jotos

Syaukani Diperiksa 6 Jam, Pendukung & Wartawan Adu Jotos

- detikNews
Senin, 02 Apr 2007 16:40 WIB
Jakarta - Bak..buk...bak...buk...!Kejar-kejaran dan adu jotos tidak terelakkan antara pendukung Bupati Kutai Kartanegara Syaukani Hasan Rais dengan sejumlah wartawan. Kericuhan ini terjadi saat Syaukani usai diperiksa KPK."Allahu Akbar....keadilan yes, kezoliman no," teriak sekitar 20 pendukung Syaukani yang menunggu di pintu masuk gedung KPK, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2007).Syaukani yang terbalut jas hitam dengan mengenakan tongkat itu diperiksa sekitar 6 jam sejak pukul 09.30 WIB hingga 15.25 WIB. Dia turun dari lantai 2 dengan dikawal ketat bodyguard, tim penyidik dan pendukungnya untuk masuk ke dalam mobil tahanan KPK, Kijang Innova B 1533 VQ.Sejumlah wartawan yang mencoba mengambil gambar dan mewawancarainya pun dialang-halangi. Aksi dorong-mendorong pun terjadi."Lu pendukung Syaukani ya," kata wartawan yang marah.Tidak mendapat keterangan dari Syaukani, wartawan yang kesal pun langsung mencari pendukung Syaukani."Gue bukan pendukung Syaukani, gue cuma ingin menegakkan keadilan,"kata seorang pria yang mengenakan kaos warna hitam yang 'tertangkap' wartawan.Wartawan pun langsung memukulinya. Pria yang tidak diketahui namanya itu sempat membalas memukul, namun karena jumlah wartawan yang banyak akhirnya dia memilih kabur.Beberapa pendukung Syaukani juga terlibat adu jotos dengan wartawan. Seluruh pendukung Syaukani lari tunggang langgang ke luar gedung dikejar wartawan. Aksi mereda ketika semua pendukung Syaukani telah berada di luar gedung KPK. Namun suasana kembali memanas kala mobil wartawan TV dicegat pendukung Syaukani yang hendak ke luar gedung KPK. Mobil Jak-TV jadi sasaran kemarahan. Mobil itu dipukuli pendukung Syaukani dengan tangan kosong.Wartawan yang masih ada di dalam gedung KPK, langsung mengejar pendukung Syaukani.Melihat aksi terus memanas, petugas keamanan dan aparat Brimob yang menjaga KPK turun tangan menghalau aksi pendukung Syaukani. Aparat langsung menutup pintu gerbang guna menghalangi pendukung Syaukani yang kembali akan masuk ke dalam gedung."Gue mahasiswa, gue nggak dibayar Syaukani. Lu tuh yang dibayar," kata mereka sambil nunjuk-nunjuk ke arah wartawan.Pendukung pun mengancam akan mendatangi kantor wartawan yang melakukan pemukulan."Besok gue dateng ke kantor lu, gue yang pimpin langsung," kata pria berkaos merah.Hingga pukul 16.15 WIB, belasan pendukung Syaukani tetap menunggu wartawan yang melakukan aksi pemukulan di warung di depan KPK. Satu mobil polisi dari Polsek Gambir pun tampak berjaga-jaga di depan pintu gerbang gedung KPK. (aan/nrl)


Berita Terkait