Brem & Pasta Gigi Juga Dibatasi di Pesawat
Senin, 02 Apr 2007 12:52 WIB
Bali - Botol berisi arak Bali alias Brem, air mineral dan pasta gigi tampak diamankan petugas Bandara Ngurah Rai menyusul pembatasan liquid, aerosol, dan gel (LAG) milik calon penumpang per 31 Maret.Petugas tampak menyita cairan milik penumpang antara lain satu botol arak Bali (Brem), 2 botol air mineral, dan pasta gigi.Pengamatan detikcom, Senin (2/4/2007), pemeriksaan dilakukan di terminal keberangkatan internasional. Pemeriksaan ketat dialami calon penumpang jurusan Australia. Setiap penumpang yang membawa cairan menjalani pemeriksaan guna mengetahui kapasitas cairan itu."Jika penumpang berhasil membawa cairan melebihi kapasitas, dan lolos dari Bandara Ngurah Rai serta berhasil dideteksi di Sydney maka penumpang dan Airlines akan dikenai denda. Itu informasi yang saya dengar," kata seorang petugas keamanan di Bandara Ngurai Rai, Bali.Bagi cairan yang melebihi kapasitas, petugas menganjurkan kepada penumpang untuk tidak membawanya ke kabin, dan menaruhnya ke bagasi.Penumpang juga ada yang menitipkan air mineral kepada kerabat atau dititipkan ke petugas."Pemeriksaan dilakukan sejak 31 Maret. Setelah dilakukan pemeriksaan kemarin, banyak air kemasan yang disita dan menumpuk di atas meja.Kalau sekarang mungkin penumpang sudah tahu hingga air kemasan yang disita lebih sedikit," kata Abidin, salah seorang petugas keamanan.Pemeriksaan juga terjadi di terminal keberangkatan domestik. Namun pengamanan tidak seketat di terminal keberangkatan internasional. Tidak ada penyitaan cairan yang melebihi kapasitas."Penumpang banyak mengakali aturan tersebut dengan cara meminum air itu sebelum melewati pemeriksaan, ada juga yang dititip kerabatnya," kata seorang petugas kepolisian, Aipda Luh Armini.Banyak penumpang yang disarankan menaruh cairan itu ke dalam bagasi. Di bagasi akan disediakan plastik khusus untuk cairan itu.
(aan/sss)











































