Dipicu Isu Penculikan, TNI & Polisi Bentrok di Stadion Bola
Senin, 02 Apr 2007 10:03 WIB
Denpasar -
Pasukan satuan elit Rider/900 menyerang polisi di Stadion Sepakbola Mayormetra, Singaraja, Buleleng, Bali. Peristiwa diduga adanya isu penculikan anggota TNI oleh polisi. 3 Polisi pun luka.3 Anggota polisi yang luka adalah Briptu Kadek Risapa mengalami luka robek di bagian mulut. Diduga akibat tendakan dan pukulan senjata TNI. Risapa dirawat di RSUD Buleleng.Korban kedua, Iptu Wetem yang mengalami luka akibat pukulan senjata pada dada dan dirawat di RS Kertha Husada.Korban ketiga Ipda Eko Iskandar, tidak mengalami luka serius dan tidak menjalani perawatan. "Sekarang sudah damai," kata Kapolres Buleleng AKBP Setio Dwiyantoro pada detikcom, Senin (2/4/2007).Kejadian berawal dari adanya isu penculikan seseorang yang diduga anggota TNI oleh polisi saat pertandingan sepakbola antara Desa Sudaji melawan FC Cemerlang di Stadion Mayormetra pada Minggu (1/4/2007) sore.Saat pertandingan berlangsung, salah seorang suporter melempar batu ke lapangan. Penonton itu lantas diamankan polisi. Namun tersiar kabar bahwa penonton yang diamankan adalah anggota TNI. Tiba-tiba sekitar pukul 19.30 Wita saat suporter pulang meninggalkan lapangan, satu truk Rider/900 menyerbu stadion. Mereka melepaskan tembakan ke udara, serta menembak ban truk suporter. TNI lantas membabi buta menghajar polisi untuk mencari seseorang yang diduga anggota TNI.Barang bukti yang disita, selongsong peluru yang dimuntahkan TNI.Kapolres Buleleng AKBP Setio Dwiyantoro dan Dandim 1609 Buleleng Letkol Dadang Rukhyana langsung menggelar rapat di Mapolsektif Kota Singaraja.Kapolres membantah telah terjadi penculikan anggota TNI oleh polisi."Tidak ada penculikan TNI. Peristiwa ini diduga akibat miskomunikasi di lapangan antara suporter dan pemain. Saat ini masalah sudah selesai dan damai. Tentunya sesuai mekanisme TNI, jika terjadi pelanggaran hukum maka TNI akan menindak anggotanya sesuai aturan internal TNI," kata Kapolres.Menurut dia, ketiga korban sudah pulih dan hari ini sudah kembali dinas. "Korban sudah tugas sejak tadi malam. Mereka dirawat di RS untuk pemeriksaan. Mungkin luka-luka akibat jatuh," kata Kapolres.
(aan/nrl)










































