Oknum TNI Penganiaya Redpel Situs SBY Ditahan
Rabu, 28 Mar 2007 16:19 WIB
Jakarta -
Pelaku penganiayaan Redaktur Pelaksana (Redpel) situs Presiden SBY (www.presidensby.info), M Anis, Serka Ali Malabar dijebloskan ke tahanan Pomdam Jaya, Guntur, Manggarai. Anggota Detasemen Markas TNI AD ini ditahan setelah ditangkap oleh Garnisun."Rabu pukul 07.30 WIB, tersangka Serka Ali Malabar ditangkap oleh Komandan Satuan Polisi Militer Garnisun Mayor CPM Kukuh Danitiono di Mabes AD," kata Kadispenad Brigjen TNI Ricardo Siagian kepada detikcom, Rabu (28/3/2007).Menurut Ricardo, usai ditangkap, selanjutnya pada pukul 09.00 WIB, Serka Ali langsung ditahan di Pomdam Jaya, Guntur, untuk dimintai keterangan atas kasus penganiayaan Cak Anis, sebutan M Anis."Tapi kita belum tahu persis soal penganiayaan itu karena sudah ditangani oleh Pomdam Jaya," tuturnya.Peristiwa kekerasan oleh Serka Ali Malabar terjadi pada Minggu 25 Maret 2007 pukul 22.00 WIB. Saat itu, Cak Anis sedang makan di sebuah warteg di dekat kosnya di Jl. Tanah Abang I, Jakarta Pusat.Menurut penuturan saksi mata, saat itu Cak Anis sedang asyik makan, tiba-tiba ada seorang tentara bersepatu lars yang datang ke warteg sambil marah-marah dan ngamuk-ngamuk. Karena melihat ada tentara ngamuk, Cak Anis pun berkata kepada tentara itu."Bos, sabar bos," bujuk Cak Anis yang saat itu berusaha menenangkan sang tentara. Namun tentara itu malah berang. "Kamu mau ikut campur ya!" hardik tentara itu kepada Cak Anis.Serta merta tentara itu pun menghajar Cak Anis. Cak Anis yang telah mengelola situs presiden SBY selama 1 tahun 3 bulan itu digebuki oleh tentara itu. Cak Anis juga diinjak-injak oleh tentara itu dengan sepatu larsnya. "Cap sepatu larsnya sampai ngecap di kaosnya," kata rekan-rekan Cak Anis di Istana.Setelah Cak Anis tak berdaya, tentara itu pun mengeluarkan sangkurnya. Tentara itu menusukkan sangkur itu ke arah Cak Anis. Namun, Cak Anis berhasil menghindar, meski lengan kanannya sempat terserempet sabetan sangkur. Setelah itu, Cak Anis lari menyelamatkan diri.
(mar/sss)










































