Iran Kembali Tolak Resolusi DK PBB Soal Nuklir
Minggu, 25 Mar 2007 23:23 WIB
Jakarta - Seperti sudah diduga, sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap aktivitas pengayaan uranium Iran ditolak keras oleh negara di Teluk Persia itu. Penolakan ini seperti yang dilakukan Iran terhadap resolusi yang disahkan sebelumnya pada Desember lalu."Tindakan yang tidak dapat dibenarkan terhadap program nuklir Iran untuk tujuan damai," cetus Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki yang melakukan jumpa pers khsusus setelah keputusan DK PBB, seperti dilansi AFP, Minggu (25/3/2007).Mottaki menambahkan, DK PBB telah memperlakukan Iran secara kejam dan memanipulasi sejumlah anggota untuk mengambil keputusan itu."Saya menegaskan pada anda bahwa tekanan dan intitimidasi tidak akan dapat mengubah kebijakan Iran. Penundaan bukan satu pilihan atau satu solusi," tegas Mottaki.Sebelumnya, 15 negara yang tergabung dalam DK PBB menyetujui resolusi untuk memberlakukan sanksi-sanksi senjata dan keuangan terhadap Iran atas keengganannya menghentikan program pengayaan uranium yang disusun Inggris, Prancis dan Jerman.Namun mereka juga menawarkan sebuah perundingan baru untuk dan mengulangi kembali tawaran mereka bagi paket insentif ekonomi dan teknologi bagi Iran jika mau mematuhi resolusi tersebut."Dunia harus tahu bahwa walaupun sanksi politik dan ekonomi yang paling keras atau ancaman-ancaman lain terlalu lemah untuk memaksa rakyat Iran melepaskan tuntutan hukum dan sah mereka," imbuh Mottaki.Resolusi itu berisi larangan terhadap Iran mengekspor senjata-senjata konvensional dan membekukan aset-aset keuangan di luar negeri bagi 20 individu Iran dan masyarakat, termasuk Bank Sepah, dan para komandan Pengawal Revolusi, termasuk mereka yang terlibat mendukung gerakan militer di luar negeri.Resolusi ini merupakan kelanjutan resolusi yang disetujui pada 23 Desember lalu yang melarang perdagangan dalam bahan-bahan nuklir yang sensitif dan rudal-rudal balistik serta juga membekukan asset-asset individu-individu dan institusi-institusi yang terlibat dalam program atom milik Iran.
(bal/bal)











































