Takut Diculik, Siswa SD Donbosco II Dibekali HP
Sabtu, 24 Mar 2007 10:55 WIB
Jakarta - Drama penculikan yang dialami Anton Adrian Laisina, Siswa SD Don Bosco II membuat para orang tua lainnya was-was. Mereka pun membekalinya putera-puterinya dengan Handphone (HP)."Biar bisa dipantau setiap saat," kata Brace, orang tua dari Andeli saat ditemui di SD Don Bosco, Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu (24/3/2007).Namun, sambung Brace, dia juga akan membatasi jumlah pulsa HP anaknya. Hal ini dimaksudkan agar alat komunikasi itu tidak disalahgunakan oleh sang anak."Saya memang punya sopir untuk menjemput Adeli. Namun tetap saja saya merasa was-was," ujar Brace.Rasa was-was juga disampaikan oleh Zia (30), orang tua dari Sherly siswa kelas 5. Dia mengaku akan lebih berhati-hati dan menjemput sendiri anaknya."Saya akan sempatkan diri untuk menjemputnya. Kalau saya keluar kota, baru Sherly akan saya bekali HP," kata pengusaha yang tinggal di kawasan Sunter, Jakarta Utara ini.Baik Brace maupun Zia, mengaku datang ke sekolah anaknya untuk menghadiri rapat orang tua siswa. Namun petugas satpam yang dikonfirmasi detikcom mengatakan kegiatan tersebut tidak ada."Tidak ada rapat orang tua siswa. Anda tunggu saja di sini (pos satpam)," ujar petugas satpam itu saat detikcom mencoba masuk ke dalam SD Don Bosco II.
(djo/ken)











































