PKNU Deklarasi di Langitan, SBY dan Gus Dur Diundang

PKNU Deklarasi di Langitan, SBY dan Gus Dur Diundang

- detikNews
Jumat, 23 Mar 2007 19:56 WIB
Surabaya - Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) pimpinan Choirul Anam akan secara resmi dideklarasikan di Pondok Pesantren langitan, Widang, Tuban, Jawa Timur, 31 Maret 2007. Ketua Panitia Pusat Deklarasi PKNU, Chudry Sitompul, kepada wartawan mengatakan pihaknya sengaja memilih deklarasi PKNU di Ponpes Langitan karena partainya dibentuk dan didirikan oleh para kiai. "Rasanya tidak elok jika kita mendeklarasikan partai di Jakarta. Apalagi melihat kondisi negara kita yang carut marut," kata Chudry kepada wartawan di kantor DPW PKB Jatim kubu Choirul Anam di Graha Astra Nawa, Jl.Gayungsari Timur No.35, Surabaya, Jumat(23/3/2007). Menurut Chudry, pemilihan tanggal 31 Maret ini bukan tanpa alasan. Tanggal ini dipilih berdasarkan istiqoroh dari para kiai. Awalnya pihak panitia mendeklarasikan partai ini pada Februari lalu, namun saat itu para kiai melarang. "Ternyata kiai benar. Jakarta bulan itu terendam banjir," tuturnya. Rencananya dalam deklarasi ini, pihaknya mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tapi kepastian SBY masih menunggu Senin mendatang. "Semua tokoh dan ulama kita undang, termasuk Gus Dur," katanya dengan nada lirih. Deklarasi tersebut, kata Chudry, juga dihadiri lengkap 17 kiai deklarator PKNU. "Semua kiai kita undang. Dan mereka bersedia hadir," tandasnya. Meski belum deklarasi, lanjut Chudry, PKNU telah memiliki 31 DPW dan 200 DPC dari 33 provinsi di Indonesia. PKNU lahir setelah kisruh di tubuh PKB. Kisruh itu hingga kini masih terasa, bahkan yang terjadi terjadi gontok-gontokan fisik di Graha Astra Nawa sore tadi antara kubu Choirul Anam dan PKB Muhaimin Iskandar. (gik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads