Rakyat Miskin Demo Tolak RUU Penanaman Modal di DPR
Jumat, 23 Mar 2007 17:07 WIB
Jakarta -
Pengesahan RUU Penanaman oleh DPR membawa masalah. DPR pun didesak Jaringan Rakyat Miskin Menolak Bentuk Penjajahan Baru untuk tidak mengesahkan RUU itu menjadi UU.Penolakan ini disampaikan sekitar 100 orang dari jaringan rakyat miskin di depan pintu masuk utama Gedung DPR, Senayan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (23/3/2007) sekitar pukul 15.30 WIB.Dalam aksinya ini mereka mengusung sejumlah poster yang antara lain bertuliskan "Tolak RUU Penanaman Modal", "Selamatkan Indonesia dari Cengkeraman Investor Asing", dan "Indonesia Milik Kita, Jangan Biarkan Dirampok".Selain mengusung poster, mereka juga meneriakkan yel-yel melalui sound system yang ditaruh di atas mobil bak terbuka. "Selamatkan Indonesia" dan "Batalkan RUU Penanaman Modal".Massa yang tergabung dari sejumlah elemen rakyat miskin ini pun mengancam akan menurunkan massa yang lebih besar lagi, jika DPR mengesahkan RUU tersebut. "RUU ini jelas-jelas menguntungkan investor dan merugikan kita. Kalau tidak dibatalkan, kita akan turun lebih besar," tantang koordinator aksi, Wahyu Susilo.Meski aksi ini digelar di depan pintu gerbang DPR, namun teriakan mereka sampai juga ke kuping anggota Pansus RUU Penanaman Modal Hasto Kristianto. Anggota dari FPDIP ini berjanji pasukan banteng moncong putih di DPR akan memperjuangkan tuntutan mereka dalam sidang paripurna."Jika kami gagal, maka kami akan minder heids nota terhadap pasal-pasal yang krusial, seperti kejahatan korporasi yang harus ditindak penegak hukum," janjinya.Aksi yang berlangsung damai ini tidak memacetkan jalan di depan Gedung DPR. Aksi ini juga dijaga sekitar 40 personel kepolisian dari Polres Jakarta Pusat dan Polsek Tanah Abang.
(ary/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































