Dirjen Perkeretaapian Bidik APBN 2007 Untuk Keselamatan
Kamis, 22 Mar 2007 23:25 WIB
Jakarta - Direktorat Jenderal Perkeretaapian memprioritaskan anggaran APBN 2007 untuk merehabilitasi sarana dan prasarana. Prioritas tersebut mengakibatkan beberapa proyek pembangunan sarana dan prasarana kereta api ditunda."Tahun ini menjadi tahun rehabilitasi. Tapi bukan berarti proyek-proyek yang sudah direncanakan dibatalkan. Sekarang masih dalam pengamatan," kata Dirjen Perkeretaapian Departemen Pernubungan Soemino Eko Saputro, di sela-sela raker dengan Komisi V DPR-RI, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/3/2007). Proyek yang akan ditunda antara lain proyek pembangunan rel baru Kertapati- Tanjung Api-api Sumatera Selatan hingga ada pendanaan yang lebih. Dana untuk proyek tersebut akan dialihkan menjadi proyek rehabilitasi KA Babaranjang (Batubara Rangkaian Panjang) dari Tanjung Enim- Tarahan, Sumatera Selatan sepanjang 400 km dan lintas Lahat-Lubuklinggau."Nilai proyek untuk tahun 2007 tersebut yang dialihkan Rp 145 miliar. Dana tersebut merupakan dana safety, sehingga yang direhabilitasi bagian yang vital-vital seperti tikungan tajam. Khususnya tikungan kritis, lalu rel yang mulai melengkung," tutur Soemino.Prioritas rehabilitasi tersebut dilakukan karena lintas Tanjung Enim-Tarahan mempunyai tekanan gandar (beban as roda kereta terhadap rel) tinggi sebesar 18 ton, sehingga sangat membutuhkan suatu peningkatan keselamatan. Apalagi, jalur itu digunakan untuk menarik kereta api panjang sebanyak 40 gerbong.Selain itu, menurut Soemino, tahun ini sedang dilakukan rehabilitasi di lintas Lahat-Lubuklinggau, Sumatra bagian selatan, yang belum lama ini mengalami kecelakaan."Semua harus menjadi bagus. Total diganti. Saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Tahun ini rehabilitasi diharapkan selesai. Hanya Tanjung Api-api yang ditunda hingga ada pendanaan yang lebih. Kita sudah melaporkan hal ini kepada Komisi V dan mereka juga menginginkan peningkatan keselamatan," ujar Soemino.
(fay/fay)











































