Jantung Membengkak, Thabrani Masuk RS Polri Sejak 8 Maret
Senin, 19 Mar 2007 13:03 WIB
Jakarta -
Terpidana korupsi Pertamina Balongan, Thabrani Ismail, menjalani perawatan medis di RS Polri Kramat Jati. Tim dokter LP Cipinang merekomendasikannya karena Thabrani tidak mampu berdiri lagi. Dia diketahui mengidap beberapa penyakit kronis."Sejak 8 Maret lalu, dia sudah dirawat di RS Polri di Catur Prasetya 3 kamar 8. Dia dirawat karena mengalami pembengkakan jantung, pengapuran tulang belakang, dan paru-paru," kata Kepala Pembinaan Lapas Cipinang Abdul Haris saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Senin (19/3/2007).Menurut dia, saat dibawa ke LP Cipinang, Thabrani menggunakan kursi roda dan dalam keadaan sadar. Namun Thabrani dalam kondisi lemah."Baru beberapa hari di LP Cipinang kondisinya langsung drop. Katanya tulang belakangnya mau dioperasi," tegas Abdul Haris.Saat ini ada 3 dokter yang merawat Thabrani yakni ahli paru-paru, ahli jantung, dan ahli tulang. Keluarga Thabrani pun sudah berada di RS Polri untuk menemani Thabrani. "Kita juga menempatkan 1 pegawai di sana untuk menjaga. Polisi juga ada," tandas Abdul Haris.Thabrani telah divonis Mahkamah Agung pada 26 April 2006 dengan pidana penjara 6 tahun, denda Rp 30 juta, dan uang pengganti 189,5 juta dolar AS. Ketika akan dieksekusi kejaksaan pada 28 Agustus 2006 lalu, Thabrani menghilang. Namun akhirnya pihak intelijen kejaksaan menangkapnya pada 14 Februari 2007 di gedung perkantoran di kawasan Kuningan.
(ndr/umi)










































