Mari Lindungi Air dan Perempuan!
Jumat, 16 Mar 2007 11:00 WIB
Jakarta - Sekitar 100 pekerja gabungan dari PLN dan PDAM, mengajak agar masyarakat untuk melindungi sumber kehidupan, yakni air dan perempuan.Aksi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Perempuan yang jatuh pada 8 Maret dan Hari Air yang jatuh pada 22 Maret. Aksi simpatik ini digelar di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (16/3/2007).Dalam aksinya, mereka membagi-bagikan brosur yang mengajak masyarakat untuk menghemat air dan melindungi kaum perempuan.Selain itu, mereka juga membentangkan spanduk besar yang bertuliskan "Hari Aksi Internasional Air, Perempuan, dan Pekerja. Air adalah Hak Kita."Massa yang didominasi perempuan ini juga meminta agar pemerintah tidak menaikkan tarif air tiap 6 bulan sekali. "Kasihan pada masyarakat. Warga sudah kekurangan air bersih untuk dikonsumsi," kata korlap aksi Tunggul Manurung di sela aksi.Mereka juga meminta agar pemerintah menambah jaringan dan produksi air. "Ini agar generasi muda sebagai penerus bangsa dapat air bersih," tambah Tunggul.Aksi yang dimulai sekitar 09.45 WIB ini hanya berlangsung sekitar 30 menit dan tidak menimbulkan kemacetan di Bundaran HI. Hal ini lantaran massa hanya berkeliling di seputaran kolam Tugu Selamat Datang.
(ary/sss)











































