DPRD Riau Habiskan Uang Rakyat Rp 1,2 M untuk Out Bond

DPRD Riau Habiskan Uang Rakyat Rp 1,2 M untuk Out Bond

- detikNews
Kamis, 15 Mar 2007 20:11 WIB
Pekanbaru - Di tengah tuntutan masyarakat agar anggota dewan mengembalikan uang rapelan, DPRD Riau malah akan membuat acara out bond ke Bali. Dana rakyat yang terkuras untuk acara itu sebanyak Rp 1,2 miliar. Pemerintah sudah meminta seluruh DPRD Provinsi dan kabupaten/kota untuk mengembalikan dana rapelan yang sudah terlanjur mereka pakai. Tapi belum ada satu pun anggota DPRD Riau yang mengembalikan uang itu. Bukan berniat untuk mengembalikan, mereka berencana 'melancong' ke Bali. Mereka akan ke Pulau Dewata dari 21-24 Maret 2007. Anggota dewan yang berjumlah 54 orang itu, akan melaksakan acara out bond dengan dana Rp 1,2 miliar. Wakil Ketua DPRD Riau, Djuharma Arifin kepada detikcom, Kamis (15/3/2007) tidak membantah kalau pihaknya akan melaksanakan out bond ke Bali. Menurutnya, program ini sudah matang direncanakan. Bahkan dananya masuk dalam APBD 2007 dan mendapat restu dari Mendagri. "Saya kira soal anggaran tidak masalah kok. Sebab, anggaran yang dicantumkan dalam APBD tahun 2007 ini, tidak dicoret oleh Mendagri. Karena tidak dicoret, ya kita akan melaksakan program tersebut," kata Djuharman. Politisi PAN ini menyebut, bukan kali pertama pihaknya melaksakan out bond. Pada tahun 2006 lalu, pihaknya juga sudah pernah melaksanakan acara yang sama. "Saya kira out bond itu sangat baik dan perlu kita lakukan. Dari pengalaman yang sudah kita lakasakan, hasilnya sangat bermanfaat. Itu sebabnya, tahun ini kita programkan kembali," kata Djuharman. Menurut dia, Bali dipilih karena hasil survey yang dilakukan merupakan daerah yang terbaik dari dua pilihan tempat lainnya yaitu Jawa Barat dan Yogyakarta. Disinggung besarnya dana yang terkuras, Djuharman terkesan menghindar. Dia mengaku tidak tahu pasti berapa anggaran yang bakal dihabiskan. Dia menyebut untuk acara out bond hanya menghabiskan anggaran Rp 400 juta."Mungkin sisanya merupakan uang perjalanan serta biaya transportasi dan penginapan. Seingat saya, kalau untuk acara out bond-nya saja hanya menghabiskan dana Rp 400 juta kok," kata Djuharman. Mengingat dana itu menjadi sorotan masyarakat, Djuharman mengaku, kalau memang masalah tersebut menjadi persolan besar, pihaknya setuju jika acara itu ditinjau ulang. "Kalau memang rencana kami menjadi polemik, saya pribadi setuju saya kalau ditinjau ulang," kata Djuharman. (cha/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait