Ketua MPR Minta SBY Jujur Soal Reshuffle
Kamis, 15 Mar 2007 19:00 WIB
Jakarta - Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid mengingatkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menyampaikan secara terbuka terkait tuntutan reshuffle kabinetnya. Ya atau tidak, itu lah yang ditunggu masyarakat."Lebih bermanfaat bagi presiden kalau beliau membuat ketegasan apakah membuat reshuffle atau tidak," tandasnya seusai menghadiri Tabliq Akbar Milad ke 43 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Kamis (15/3/2007).Penegasan dari presiden mutlak di perlukan, kata Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera ini, karena jika presiden tidak tegas maka akan berpengaruh pada kinerja pembantunya. "Penegasan perlu, supaya menteri bisa bekerja lebih baik begitu juga eselon-eselon di bawah menteri bisa bekerja dengan baik," ungkapnya.Mantan Presiden DPP PKS ini menambahkan ia sepakat adanya reshuffle. Perombakan menurutnya harus cepat dilakukan agar konsilidasi cepat bisa dilakukan oleh para menteri.Lebih lanjut Hidayat mengatakan jika reshuflle dilakukan harus benar-benar berdasarkan tuntutan dari masyarakat bukan atas tekanan dari parpol tertentu. "Menteri yang dipilih harus mempunyai track record yang baik, profesional dan diterima oleh masyarakat," tegasnya.
(gik/mar)











































