KNKT Kirim Anggota Jika CVR Garuda Dibuka di AS

KNKT Kirim Anggota Jika CVR Garuda Dibuka di AS

- detikNews
Selasa, 13 Mar 2007 16:18 WIB
Jakarta - KNKT memastikan black box (kotak hitam) Garuda GA-200 sudah dikirim ke AS oleh Australia Transportation Bereau (ATB) dengan seizin KNKT.Namun KNKT baru akan mengirimkan investigator saat Cockpit Voice Recorder (CVR) sudah dibuka."Sudah dikirimkan ke pabriknya, Honeywell, di Seattle, Amerika Serikat," kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi usai sertijab di Gedung Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/3/2007).Kotak hitam tersebut, menurut Tatang, dikirim ke pabrik pembuatnya karena di sana memiliki alat yang lebih lengkap untuk membaca CVR. Apalagi untuk membaca CVR dibutuhkan waktu hingga berminggu-minggu. KNKT, imbuh dia, saat ini belum mengirimkan investigator untuk menyertai pengiriman black box tersebut ke AS."Sekarang tidak ada, rencananya kita akan kirim investigator ke sana saat CVR dibuka. Kalau tidak maka atase pertahanan RI di AS yang akan menyertainya," ujar Tatang.Tatang berharap dengan dikirim ke pabriknya, CVR itu bisa dibaca. Jika tidak, maka KNKT akan mengandalkan data lain seperti Flight Data Recorder (FDR) dan hasil wawancara."Itu bukan satu-satunya alat bukti. Itu hanya alat penunjang, masih ada metode lain, tapi akan lebih optimal jika CVR bisa terbaca," katanya. (umi/nrl)


Berita Terkait