BMG Tidak Pernah Serukan Pengosongan Bukitinggi dan Solok
Sabtu, 10 Mar 2007 22:29 WIB
Jakarta - Warga Bukittinggi dan Solok, Sumatera Barat, diresahkan dengan isu imbauan BMG untuk mengosongkan kota. Padahal BMG tidak pernah mengeluarkan imbauan pengosongan Bukittinggi dan Solok. Salah paham?"Nggak ada begitu. Kita cuma memberi tahu bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi," tegas Kepala Bidang Gempa Bumi BMG Suhardjono ketika dihubungi detikcom, Sabtu (10/3/2007).Hardjono menjelaskan, mungkin terdapat kesalahpahaman masyarakat terhadap imbauan BMG. BMG menyatakan sebaiknya warga meninggalkan rumah atau tempat yang sudah tidak layak lagi dihuni."Yang kita maksud untuk dikosongkan itu rumah-rumah yang rusak. Rumah-rumah rusak itu jangan ditinggali lagi, karena akan gampang runtuh jika ada gempa susulan," jelas Hardjono.Jadi tidak ada perintah pengosongan Bukittinggi dan Solok? "Ya, tidak adalah," tandas Hardjono.Sebelumnya seorang warga Bukittinggi bernama Nando mengeluh pada detikcom. Nando mengaku resah dengan pemberitaan sebuah televisi swasta yang memberitakan BMG meminta warga Bukittinggi dan Solok meninggalkan kotanya.
(aba/aba)











































