Kantong Mayat Digunakan untuk Angkut Barang Korban GA 200
Sabtu, 10 Mar 2007 10:18 WIB
Yogyakarta -
Kantong-kantong mayat masih berserakan di sekitar bangkai pesawat Garuda GA 200. Kali ini, fungsi kantong mayat ini beralih menjadi kantong untuk mengangkut barang-barang milik para penumpang GA 200. Saat ini barang-barang penumpang dikumpulkan di kargo bandara. Sejak pukul 08.30 WIB, Sabtu (10/3/2007), petugas kargo Garuda melakukan evakuasi barang-barang milik penumpang yang masih tersimpan di bagasi di bagian bawah perut Garuda. Kebetulan, tempat barang-barang bagasi ini relatif masih utuh, hanya terbakar sebagian. Oleh petugas kargo Garuda, barang-barang yang masih diselamatkan itu kemudian diangkut secara manual dari sawah tempat bangkai Garuda berada menuju pinggir bandara. Nah, barang-barang ini diangkut dengan kantong-kantong mayat yang berwarna kuning dan oranye itu. Kantong-kantong mayat ini merupakan sisa-sisa evakuasi jenazah pada Rabu (7/3/2007) lalu. Kantong mayat ini bertuliskan 'kantong jenazah' dan 'Departemen Kesehatan'. Dari pinggir bandara, barang-barang para korban Garuda ini kemudian diangkut dengan troli ke kargo bandara. Jarak lokasi bangkai Garuda dengan kargo bandara sekitar 300 meter. Sesampai di kargo bandara, barang-barang ini pun didata oleh petugas kargo Garuda. Sebagian besar barang yang masih terselamatkan adalah koper dan travel bag. Ada juga kardus yang berisikan makanan dan kardus berisi buku.
(asy/asy)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































