Warga Palembang Asal Sumbar Cemas Menunggu Kabar
Selasa, 06 Mar 2007 20:00 WIB
Palembang - Gempa 5,8 SR yang mengguncang Sumatera Barat, membuat banyak orang berduka. Warga perantauan Sumbar di Palembang pun dibuat cemas karena tak kunjung mendapat kabar dari keluarganya. Mereka berasal dari Solok, Tanah Datar, dan Padang Panjang."Saya tidak dapat mengontak siapa pun. Telepon mati, sejumlah saudara juga ponselnya tidak dapat dihubungi," kata warga KM.12, Palembang, Fadil Radjab, kepada detikcom, Selasa (6/03/2007).Fadil yang sebagian besar keluarganya banyak berada di Solok mengaku berulangkali ke warnet untuk mencari informasi. Namun, belum ada kejelasan nama para korban.Beberapa warga asal Sumatera Barat yang berada di pasar, juga sibuk mendengar berita dari radio dan berada di depan televisi. "Kami mencari informasi soal keluarga kami. Sampai saat ini belum ada yang dapat dihubungi," kata pedagang kelontong di Pasar Lemabang, Yusrizal.Sementara Bambang Trisman, Kepala Balai Bahasa Palembang, sedikit merasa lega lantaran semua keluarganya dalam kondisi sehat. Namun, Bambang yang juga tokoh persaudaraan Minangkabau di Palembang mengaku belum ada rencana apapun dari warga Sumbar di Palembang."Kita masih memikirkan keselamatan. Kemarin saja kita mendapatkan musibah terbakarnya Istana Kerajaan Payakumbuh," pungkasnya.
(nwk/fay)











































