Mahfudz Kecewa Konvensi Golkar Cuma Akal-akalan

Mahfudz Kecewa Konvensi Golkar Cuma Akal-akalan

- detikNews
Senin, 05 Mar 2007 11:21 WIB
Jakarta - Konvensi cagub DKI yang digelar DPP bersama DPD Partai Golkar (PG) DKI Jakarta terkesan hanya akal-akalan politik. Aroma politis tersebut tercium sangat kental menjelang pelaksanaan konvensi untuk menjaring cagub DKI Jakarta yang digelar Senin (5/3/2007).Salah satu indikasinya, tidak ada undangan khusus dari panitia konvensi kepada para kandidat untuk hadir dalam acara tersebut."Saya tidak mengerti, masa sampai sekarang tidak ada undangan khusus buat saya supaya hadir konvensi. Bahkan tidak ada informasi apa-apa dari panitia," ujar salah satu kandidat Mahfudz Djaelani saat dihubungi detikcom pukul 10.30 WIB. Mahfudz mengaku sependapat dengan mantan Ketua KONI Agum Gumelar yang mengatakan konvensi yang digelar partai berlambang pohon beringin itu hanyalah akal-akalan belaka untuk menggolkan salah satu kandidat. Awalnya, lanjut Mahfudz, dirinya tidak meyakini isu tersebut."Tapi ternyata pendapat Pak Agum benar. Ini bisa jadi pukulan balik buat citra partai besar seperti PG," cetus mantan jurkam nasional Golkar di era Orde Baru ini.Bahkan menurut Mahfudz, selain tidak dapat undangan konvensi, dia juga tidak diberitahu panitia mengenai hasil verifikasi pra konvensi. "Saya sudah hubungi Pak Agoest (ketua pansus konvensi DPD PG DKI Agoest Zakaria), tapi kata dia tidak ada pemberitahuan hasil verifikasi dan undangan konvensi," kata Mahfudz.Jika PG sudah memiliki ketetapan untuk memilih salah satu kandidat, tambah Mahfudz, sebaiknya tidak perlu dilakukan konvensi. Tapi digelar sebuah acara untuk menetapkan kembali kandidat terpilih tersebut sebagai cagub, bukan hanya tingkat DPD tapi juga DPP."Buat saja rapimda ulang untuk menetapkan Foke sebagai cagub. Buat apa capek-capek konvensi. Ini namanya membohongi rakyat dan konstituen," sesal Mahfudz.Untuk itu, Mahfudz mengatakan dia tidak akan mengikuti konvensi dan tetap akan menunggu hasilnya. Jika ternyata aroma akal-akalan dalam kovensi terbukti, dia akan melakukan pernyataan terbuka melalui media. (rmd/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads