Hujan Deras Mengguyur, Kandang Ayam dan Pohon Roboh di Sleman

Hujan Deras Mengguyur, Kandang Ayam dan Pohon Roboh di Sleman

- detikNews
Jumat, 02 Mar 2007 18:10 WIB
Sleman - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Sleman, DIY, selama lebih kurang dua jam mengakibatkan sebuah kandang peternakan ayam potong dan petelur roboh. Ribuan ayam terlepas dan nyaris dijarah warga sekitar.Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Jumat (2/3/2007), saat wilayah Sleman diguyur hujan disertai angin kencang. Akibat kerasnya tiupan angin kencang, kandang ayam yang terletak di sebelah utara Perumahan Minomartani Kecamatan Ngaglik, Sleman itu roboh. Ribuan anak ayam langsung berhamburan keluar saat hujan deras turun.Untuk menyelamatkan agar tidak dijarah massa, para petugas kandang ayam dibantu warga langsung ikut menangkapi satu persatu ayam yang terlepas. Setelah berhasil ditangkap, ayam langsung dimasukkan ke kandang lain yang tidak roboh.Hingga kini belum diketahui jumlah kerugian pemilik peternakan ayam tersebut. Selain ada beberapa ekor yang terlepas lari ke arah perkampungan dan sungai, pemilik juga mengalami kerugian karena ratusan kilogram pakan ayam menjadi basah.Sementara itu berdasarkan pantauan detikcom di Jl Kaliurang Km 14 di Desa Candibinangun Kecamatan Pakem, Desa Donoharjo dan Sardonoharjo Ngaglik Sleman, beberapa pohon besar bertumbangan akibat diterpa angin kencang saat hujan turun. Namun, tidak ada satu pun pohon yang tumbang menimpa rumah. Pohon yang tumbang itu hanya menutupi jalan desa. Sementara di tempat lain, satu buah pohon setinggi 5 meter di areal parkir sebelah timur Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia juga roboh nyaris menimpa beberapa motor.Salah seorang satu saksi mata, Ny Wigati (50) pemilik warung sate kambing di Desa Donoharjo kepada detikcom mengatakan angin sempat akan menerbangkan atap seng warung miliknya dan warung bakso di sebelahnya. Akibatnya air sempat masuk ke dalam ruangan hingga membasahi seluruh meja makan."Anginnya cukup keras, pohon Preh yang ada di pojokan tenggara SMA Ngaglik bergoyang keras. Air di parit juga meluap dan teras warung basah semua," kata dia. (bgs/asy)


Berita Terkait