Operasi Caesar pun Digratiskan

Operasi Caesar pun Digratiskan

- detikNews
Senin, 19 Feb 2007 15:50 WIB
Jakarta - Bermacam-macam orang memanfaatkan fasilitas rumah sakit yang memberikan layanan gratis bagi para korban banjir. Tak hanya penyakit yang disebabkan karena banjir seperti diare yang mendapatkan pengobatan dan perawatan gratis.Namun ada juga warga yang memanfaatkan fasilitas gratis itu, walaupun tak terkait langsung dengan penyakit akibat banjir, salah satunya adalah operasi caesar."Ada juga mereka yang operasi caesar di sini yang mengaku sebagai korban banjir," kata Marketing dan Humas RS Cengkareng, Iis Bilqis Robitoh, kepada detikcom di RS Cengkereng, Jalan Raya Kamal, Jakarta, Senin (19/2/2007).Iis menuturkan, pihaknya tidak bisa menolak, karena sesuai anjuran dari Dinas Kesehatan, semua korban banjir dibebaskan dari biaya rumah sakit. Padahal dalam kondisi normal, operasi caesar memakan biaya Rp 4,5 - Rp 5 juta.Walaupun para pasien tidak bisa menunjukkan keterangan bahwa mereka adalah korban banjir, namun pihak RS Cengkareng tetap menerimanya. "Surat bisa menyusul dan biasanya memang seperti itu. Setelah masuk, baru dibawa," ujarnya.Operasi caesar terjadi pada 5 Februari 2007 saat banjir tengah mencapai puncaknya. Selain operasi caesar, ada juga 5 persalinan normal yang juga bebas biaya RS.Iis menambahkan, sebenarnya surat perintah dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta sifatnya mengambang. Dalam surat itu, tidak ada pengaturan kelas bagi warga yang dirawat. "Kami memfilter sendiri. Jadi pasien yang gratis ditempatkan di kelas 3," ujar gadis berkerudung dan berkulit putih ini.Sejumlah pasien korban banjir didominasi oleh penderita diare, yakni sebanyak 80 persen dari 79 pasien korban banjir. Sisanya yakni 10 persen adalah penderita demam berdarah dan sisanya 10 persen lagi penyakit lainnya. Saking banyaknya pasien RS Cengkareng membuka bangsal tambahan dengan kapasitas 20 tempat tidur. (mar/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads