Gara-gara Banjir, Pengemis Angpao Imlek Membludak

Gara-gara Banjir, Pengemis Angpao Imlek Membludak

- detikNews
Minggu, 18 Feb 2007 11:38 WIB
Jakarta - Imlek identik dengan bagi-bagi angpao. Pengemis pun memanfaatkan momen itu untuk panen rezeki. Gara-gara banjir melanda Jakarta pada beberapa waktu lalu, pengemis di Wihara Dharmabakti Glodok membludak."Tahun kemarin sekitar 2.000-an, sekarang kayaknya lebih dari 3.500 lho. Karena banjir sepertinya, jadi meningkat," kata salah sorang petugas Linmas, Supriyadi, kepada detikcom, Minggu (18/2/2007) yang sedang bertugas menjaga ketertiban.Ribuan pengemis itu telah memadati halaman Wihara Dharmabakti sejak Sabtu pagi kemarin. Beberapa orang di antaranya adalah pengemis yang jadi korban banjir. Mereka berbaris menanti sedekah dengan diatur petugas Linmas.Rohani, nenek berumur 70 tahun ini, misalnya. Dia mengaku baru kali ini mengemis saat Imlek. Biasanya, warga Taman Kota ini mengemis di kereta rel listrik (KRL)."Saya diajak ke sini sama cucu dan menantu," ucapnya lirih.Dengan tubuh yang renta, Nenek Rohani berebut angpao dengan pengemis lain yang jauh lebih muda dan fisiknya lebih kuat. Bahkan dia sempat jatuh beberapa kali karena tersikut pria paruh baya."Tadi saya datang ke sini pukul 06.00 WIB. Saya mah terserah dapat berapa. Tapi jam 12.00 WIB-an saya mau pulang, mau salat dzuhur," imbuh perempuan yang dibalut kebaya lusuh itu. Menurut dia, uang angpao yang didapatnya akan dibelikan bahan makanan. Jarum jam terus bergerak, matahari kian merangkak ke atas kepala. Dengan cuaca yang terik, Rohani masih berusaha mendapatkan angpao. (nvt/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads