SBY Minta Desa Energi Mandiri Ditambah Jadi 2.000 Desa
Rabu, 14 Feb 2007 20:38 WIB
Jakarta - 141 Desa berhasil mencukupi sendiri energinya tanpa tergantung pada pasokan PLN. Tapi itu belum cukup. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) minta desa semacam ini ditambah jadi 2.000 desa."Presiden meminta desa semacam ini ditingkatkan jadi 200 tahun ini dan diakhir masa kabinet jadi 2.000 desa," ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro usai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (14/2/2007).Ada 2 tipe desa energi mandiri. Pertama, desa yang menggunakan bahan bakar nabati (BBN) atau biofuel. Kedua, desa yang menggunakan energi non BBN, misalnya biogas, tenaga surya dan mikrohidro. Semua desa itu tersebar di 81 kabupaten."Dari 141 desa, 100 desa adalah desa BBN, yang non-BBN adalah 41 desa," kata Purnomo.Purnomo menambahkan, bahan bakar nabati yang dikembangkan antara lain jarak pagar, sawit, tebu dan singkong. "Tujuan program ini adalah untuk pengurangan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan substitusi BBM," ujar Purnomo.Desa energi mandiri dikelola bersama oleh 7 departemen, yaitu departemen ESDM, departemen pertanian, departemen tenaga kerja, departemen dalam negeri, kementerian percepatan pembangunan daerah tertinggal, kementerian BUMN dan departemen kelautan dan perikanan.SBY rencananya pertengahan Februari 2007 ini akan mengunjungi salah satu desa energi mandiri. Desa yang dikunjungi adalah yang terdapat di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
(aba/aba)











































