Dino: Saya Tetap Jubir Presiden

Dino: Saya Tetap Jubir Presiden

- detikNews
Kamis, 08 Feb 2007 18:44 WIB
Jakarta - Tampilan Dino Patti Djalal berbeda hari-hari biasa. Kamis (8/2/2007), Dino tidak tampil se-dandy dan serapi sebelumnya. Dino membantah dirinya diberhentikan sebagai juru bicara Presiden. "Tidak betul. Sampai sekarang, saya masih bekerja di Kantor Presiden dan masih belum pernah diberitahukan mengenai adanya perubahan pergantian posisi saya sebagai jubir," kata Dino kepada wartawan di ruang kerjanya, lantai 2 Gedung Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta sekitar pukul 17.00 WIB. Saat bertemu wartawan, Dino mengenakan kemeja putih polos lengan panjang digulung sampai lengan. Dino tak mengenakan dasi seperti biasanya. Rambutnya juga kurang tertata rapi. Padahal sebelumnya, Dino dikenal sebagai staf presiden yang berpenampilan paling rapi dan dandy. Dino juga membantah tudingan bahwa dirinya menggalang dana banjir dari para diplomat. "Itu tidak ada sama sekali. Bahkan, yang ada adalah pada weekend, kami beserta beberapa tetangga warga asing, bule di Kemang inisiatif untuk membantu warga kampung di Kemang, terutama di RW 02 yang terkena musibah karena kampungnya kebanjiran," kata dia. Warga asing di Kemang lalu bertemu Ketua RW dan Ketua RT, melakukan diskusi apa yang dibutuhkan untuk membantu para warga. Akhirnya, dikumpulkan banyak bantuan, seperti selimut, makanan, obat-obatan, susu bayi, dan lain-lain. Dapur umum juga didirikan. "Kami dengan beberapa warga asing menyulut community solidarity ke sesama tetangga. Jadi itu yang ada, tetapi itu tidak ada hubungannya dengan tugas sebagai jubir presiden dan ini dapat dikonfirmasikan dengan orang-orang yang ada di sana," kata Dino.Di antara orang-orang asing itu, hanya ada 4 diplomat. "Ada sekitar 4 orang yang memang diplomat, karena memang tetangga kami, selebihnya pengusaha atau orang yang sudah lama tinggal di Indonesia atau yang sudah kawin dengan orang Indonesia," ujar dia.Dino menganggap solidaritas di Kemang ini bisa ditiru, karena antara si kaya dan si miskin saling berinteraksi. "Ini bagus ditiru, tidak peduli itu orang asing atau lokal, karena sesama tetangga harus saling membantu. Kita harapkan juga akan terjadi di tempat-tempat musibah," jelas dia.Tentang ketidakhadiran dirinya mendampingi Presiden SBY saat bertemu Ratu Sofia maupun Presiden Swiss, Dino menegaskan ketidakhadiran dirinya sudah sepengetahuan Presiden. Hal ini karena dirinya mendapat tugas khusus dari Presiden. "Dalam dua hari ini, ada hal-hal khusus yang membuat saya harus duduk di kantor mengenai hal itu. Tapi dalam waktu dekat saya akan kembali menangani tugas-tugas yang rutin," ujar Dino. (lh/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads