Korban Banjir Shock Rumah Jadi Tempat Sampah
Kamis, 08 Feb 2007 13:17 WIB
Jakarta - Sejumlah korban banjir di Jakarta malah shock saat banjir surut. Saat kembali ke rumah, mereka menemui tumpukan sampah di dalam rumahnya. Padahal, mereka telah menutup rapat rumahnya saat banjir mulai datang. Pantauan detikcom, banjir di beberapa wilayah di Jakarta Barat seperti di kelurahan Rawabuaya, Duri Kosambi, Semanan, Kalideres dan Cengkareng mulai surut. Sebagian warga telah kembali ke rumahnya dari pengungsian. Namun masih ada sejumlah warga juga yang masih mengungsi karena rumahnya masih tergenang.Saat kembali ke rumah, korban banjir kaget, karena sampah seperti plastik, kertas, kayu dan lain-lain masuk ke dalam rumah mereka. "Ini yang saya bingung, masuknya dari mana ya. Kok jadi banyak seperti ini, padahal rumah kita kunci saat mengungsi," tutur Yudi, warga Duri Kosambi saat dihubungi detikcom, Kamis (8/2/2007).Selain sampah yang menumpuk, rumahnya penuh dengan lumpur bercampur air. "Kami mulai pusing, bagaimana membersihkannya," tutur Yudi.Hal yang sama juga diungkapkan Agus. Warga Rawabuaya ini juga mengeluhkan sampah yang menggunung di teras depan rumahnya. "Kalau sampahnya besi atau alumunium sih bisa kita jual. Ini mulai dari kain, kayu, daun-daun juga plastik. Cukup deh banjir kali ini," kata Agus yang rumahnya sempat terendam hingga 1,5 meter ini.Warga berharap Pemda DKI Jakarta membantu warga untuk membersihkan sampah. "Ya minimal truk Dinas Kebersihan sering lewat sini, biar sampah gak menumpuk di jalan," papar Dika, warga Semanan.
(mar/asy)











































