Menkes Mendadak Batalkan Raker, DPR Ngambek

Menkes Mendadak Batalkan Raker, DPR Ngambek

- detikNews
Senin, 05 Feb 2007 13:04 WIB
Jakarta - Pembatalan sepihak rapat kerja (raker) dengan Komisi IX DPR oleh Menkes Siti Fadilah Supari bakal berbuntut panjang. Komisi IX mengancam tidak akan mengagendakan rapat dengan Menkes lagi. Apakah Menkes melakukan pelecehan?"Bagaimana tidak, membatalkan saja baru pagi ini. Ini tidak menghargai parlemen. Lihat saja nanti apa yang akan kita lakukan," kata Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/2/2007).Menurut politisi PDIP ini, pembatalan sepihak oleh Menkes dengan alasan mendampingi Presiden SBY tidak bisa diterima. Sebab dalam raker ini akan membicarakan banyak hal, seperti flu burung, demam berdarah dengue (DBD), dan bantuan kesehatan bencana alam."Rapat ini kan tidak bisa serta-merta. Kita menjadwalkan dengan baik, tapi dibatalkan begitu saja," cetus Ribka kesal.Hal yang sama diungkapkan Wakil Ketua Komisi IX DPR Burzah Zarnubi. Menurutnya, seharusnya Menkes tidak melakukan itu, karena Komisi IX sudah siap dengan bahan-bahan pengawasan kinerja Menkes dan pembicaraan anggaran.Suara yang lebih tegas disampaikan Bahrudin Nasori dari FKB. Menurutnya, Menkes tidak layak lagi, karena tidak menghargai parlemen, sebab telah seenaknya membatalkan rapat kerja yang sudah diagendakan."Kita itu sudah persiapan. Tapi seenaknya saja dibatalkan. Ini pelecehan," katanya.Rencananya rapat kerja bakal digelar pukul 10.00 WIB. Namun tiba-tiba Menkes mengirim surat permintaan pembatalan raker, karena mendampingi Presiden SBY bertemu dengan Ratu Sophia dari Spanyol. Rencananya Ratu Sophia akan memberikan bantuan kesehatan. (nvt/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads