Banjir Sedada, Warga Pondok Ranji Minta Gorong-gorong Dibongkar

Banjir Sedada, Warga Pondok Ranji Minta Gorong-gorong Dibongkar

- detikNews
Sabtu, 03 Feb 2007 12:59 WIB
Jakarta - Warga perumahan di Pondok Ranji menuding banjir yang menimpa wilayahnya akibat pembangunan rel ganda kereta api dan tol Bintaro. Mereka menuntut, agar pihak PT KA dan Jasa Marga untuk membongkar gorong-gorong."Selama 25 tahun warga tinggal di sini belum pernah banjir. Tapi sejak ada pembangunan rel ganda kereta api dan tol Bintaro, warga kebanjiran, dan ini paling parah," ujar Patra M Zein, warga Perumahan Pertamina, Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang kepada detikcom, Sabtu (3/2/2007).Menurut Patra, banjir yang terjadi di Perumahan Pertamina atau RW 08 ini sudah sejak Kamis 1 Februari malam. Saat ini ketinggian air sudah mencapai 1,5 atau sedada orang dewasa. Sekitar 100 rumah terendam dan penghuninya mengungsi ke sejumlah rumah tetangga yang lebih tinggi atau keluarganya."Warga kebanyakan mengungsi ke rumah-rumah tetangga yang lebih tinggi. Saya sendiri mengungsikan diri, karena anak saya masih kecil," ujar ketua Badan Pengurus YLBHI ini.Menurut Patra, penyebab banjir di wilayahnya sebenarnya pernah terjadi pada tahun 2002 lalu, namun tidak separah tahun ini. Pada tahun 2007 ini, wilayah tersebut mengalami banjir karena adanya pembangunan tol Bintaro-BSD.Saat ini banjir lebih parah karena adanya pembangunan rel ganda kereta api jurusan Serpong-BSD-Tanah Abang. Parahnya, banjir malah terjadi karena pembangunan gorong-gorong yang seharusnya bisa menampung air."Gimana sih amdalnya sebelum dilakukan pembangunan? Warga minta ini dibongkar!" tandas Patra.Sebelumnya, Jumat kemarin sejumlah warga melakukan aksi blokade pintu tol BSD-Bintaro. Mereka menuntut agar Jasa Marga membongkar gorong-gorong. Saat ini petugas Jasa Marga hanya melakukan pengerukan di gorong-gorong tersebut. (zal/sss)


Berita Terkait