Tangani DBD, Trombosit Tak Mungkin Disimpan
Minggu, 28 Jan 2007 09:29 WIB
Jakarta - Ketua Umum PMI Mar'ie Muhammad menyatakan, penyimpanan trombosit tidak mungkin dilakukan untuk menyelamatkan pasien demam berdarah dengue (DBD). Menurut Mar'ie trombosit yang terdapat pada darah yang didonorkan harus langsung digunakan dan maksimal dalam 3x24 jam."Dari 250 cc, darah trombosit itu kecil sekali dan tidak bisa disimpan lama. Jadi tidak mungkin dilakukan stok trombosit," kata Mar'ie disela-sela donor darah massal di Pantai Festival Ancol, Jakarta Utara, Minggu (28/1/2007).Menurutnya, kalau penanganan sudah telat, maka diberi trombosit berapa pun akan percuma. "Karena itu hanya mengandalkan donor darah sukarela, tetapi keluarga dan kerabat diharapkan mau menjadi donor pengganti," jelas Mar'ie.Marie mengingatkan trombosit bukan obat utama untuk mengobati demam berdarah, tetapi penanganan yang telat lebih mempengaruhi kondisi pasien DBD. "Makanya kalau panas di rumah langsung dibawa ke dokter. Jangan cuma diberi obat-obat dari warung," imbuhnya. Mengenai status KLB dalam Demam Berdarah kali ini, Mar'ie mengaku kalau itu bukan kewenangannya. "Itu kewenangan Depkes," tandasnya.
(lih/ndr)











































