Demi Keselamatan, SBY Minta Warga Rela Korbankan Unggasnya
Kamis, 25 Jan 2007 12:11 WIB
Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui Indonesia belum sepenuhnya berhasil mengatasi pandemi flu burung. Demi mencegah penularan lebih luas virus mematikan itu, dia meminta seluruh masyarakat bersatu padu menyukseskan program perang terhadap flu burung."Bila diketahui ada unggas yang terjangkit, saya minta segera dimusnahkan. Kita harus berani dan mampu berkorban untuk keselamatan bersama," kata SBY dalam pidato penganugerahan penghargaan Satyalancana Karya Bhakti pada 541 pendonor darah sukarela di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2007).Presiden menegaskan, pemusnahan unggas yang kini sedang digencarkan pemerintah bukan hanya untuk membuat indonesia dinilai serius dalam penanganan flu burung oleh pihak internasional. Tapi, juga bertujuan untuk menarik wisatawan asing agar pariwisata tidak hancur atau untuk menyelamatkan kegiatan ekonomi perdagangan dari penurunan."Tapi lebih penting kita ingin menjamin keselamatan jiwa penduduk kita sendiri," ujar SBY.Pada jajaran pemerintah daerah, Presiden mengingatkan agar memberi kompensasi dalam jumlah yang wajar kepada warga yang ternak unggasnya terpaksa dimusnahkan."Menghindari hal-hal tidak diinginkan saya minta jajaran pemda mengambil tindakan nyata-aktif turun ke lapangan," terangnya.
(gah/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































