Widodo: Ada Senjata Beredar di Masyarakat Untuk Melawan Polri

Widodo: Ada Senjata Beredar di Masyarakat Untuk Melawan Polri

- detikNews
Rabu, 24 Jan 2007 16:26 WIB
Jakarta - Jatuhnya korban tewas non-DPO dalam penyergapan Polri di Poso, menuai banyak kecaman. Agar tidak memperkeruh suasana, pemerintah minta semua pihak melihat realitas di lapangan."Kita lihat realitanya. Jangan menduga-duga. Ada senjata yang beredar di masyarakat dan digunakan kelompok tertentu melakukan perlawanan terhadap Polri yang melakukan penangkapan," kata Menko Polhukam Widodo AS di Kantor Presiden, Jakarta (24/1/2007). Menurut Widodo, dalam rangkaian penggrebekan persembunyian 29 orang buronan kerusuhan Poso, ada kalangan ikut melakukan perlawanan bersenjata terhadap aparat Polri yang sedang lakukan tugas penegakan hukum.. "Polri telah melakukan berbagai upaya persuasif lebih dari tiga bulan sebelum menggerebek lokasi persembunyian 29 orang buronan. Lima di antara mereka menyerahkan diri, dan sisanya melarikan diri," kata Widodo. Penggrebekan itu sendiri merupakan kelanjutan dari proses panjang pengungkapan pelaku teror mutilasi di Poso. Nama 29 oranng yang kemudian masuk dalam DPO, merupakan hasil pengembangan penyelidikan kasus tersebut. "Bagi saya yang lebih penting adalah akuntabilitas Polri. Ada aturan dan prosedur yang harus dipenuhi Polri dalam lakukan tugasnya. Itu akuntabilitasnya," tandasnya. (ana/aba)


Berita Terkait