Kaum Difabel Demo, Ancam Adukan UGM ke Komnas HAM

Kaum Difabel Demo, Ancam Adukan UGM ke Komnas HAM

- detikNews
Selasa, 23 Jan 2007 10:33 WIB
Yogyakarta - Ujian Masuk UGM (UM-UGM) yang akan digelar akhir Oktober 2007, dinilai diskriminatif bagi penyandang cacat. Mereka akan mengadukan UGM ke Komnas HAM.Hal ini disampaikan sekitar 30 tuna netra dan penyandang cacat yang tergabung dalam Front Nasional Anti Diskriminasi (FNAD). Mereka menggelar aksi sejak pukul 09.45 WIB di tengah simpang empat Pos Besar, Jl Senopati, Yogyakarta, Selasa (23/1/2007).Agar tidak terpisah, para tuna netra saling bergandengan tangan membentuk lingkaran. Sementara teman-temannya berada di dalam lingkaran, namun ada pula yang berdiri di pinggir jalan.Meski tuna netra, mereka tetap membawa poster dan spanduk antara lain bertuliskan "UGM Pelanggar HAM", "UGM=Universitas Gak Mutu", "Kami Punya Otak, Kaum Difabel Punya Hak Pendidikan".Menurut Arif (25) seorang peserta aksi, brosur UM-UGM mencantumkan persyaratan diskriminatif. Panitia mensyaratkan peserta tidak memiliki cacat tubuh atau keturunan yang dapat mengganggu kelancaran belajar pada program studi pilihan mereka."Persyaratan semacam itu sangat disrikminatif. Karena brosur UM-UGM sudah tersebar, kami minta untuk dicabut karena hal itu mencederai para penyandang cacat yang memiliki minat dan kemampuan untuk kuliah di UGM," tegas Arif.Arif mengatakan jika tujuan panitia adalah agar penyandang cacat tidak salah jurusan, hal itu pun tidak tepat. "Orang akan menafsirkan orang cacat tidak boleh mendaftar di UGM," lanjutnya.Pihak UGM, menurut Arif, sudah memberikan respons, namun jawaban panitia tidak memuaskan. Oleh karena itu, FNAD akan mengadukan UGM ke Komnas HAM.Aksi penyandang cacat hingga pukul 10.30 WIB masih terus berlangsung di tengah hujan gerimis dan massa masih terus berdatangan. Aksi ini hanya dijaga polisi lalu lintas dan arus kendaraan tetap lancar. (fay/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads