Tenang! Flu Burung pada Anjing & Kucing Tak Tulari Manusia
Sabtu, 20 Jan 2007 13:04 WIB
Jakarta - Virus flu burung yang menjangkiti anjing dan kucing di Bali, NTT, NTB diyakini Menkes Siti Fadilah Supari tidak menular kepada manusia. Penularan efektif virus itu masih pada unggas."Faktor utama yang mematikan itu datangnya masih dari unggas. Kucing, anjing, tikus, babi, kalau pun kena hanya sakit (hewannya). Tapi virus itu tidak masuk dari kucing ke manusia," kata Menkes.Menkes menyampaikan hal itu di sela Obrolan Pagi tentang Misteri Flu Burung di Marios Place, TIM, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/1/2007).Untuk mencari kepastian masuknya virus H5N1, imbuh dia, tidak hanya dengan meneliti virus itu pada hewan yang tertular. Namun harus membandingkan tiga faktor, yakni manusia, unggas dan binatang lainnya yang sudah diteliti atau sequensing."Lihat di-sequensingnya. Selama ini yang kita periksa virus yang mematikan manusia itu hanya berasal dari unggas," tegas Menkes.Sementara Mantan Anton Apriyantono berpendapat, segala kemungkinan penularan virus flu burung bisa saja terjadi, baik dari unggas maupun binatang lainnya.Namun sejauh ini, pemerintah masih mendapati penularan virus flu burung yang mematikan manusia hanya berasal dari unggas.Masalah itu sudah dibicarakan dengan para peneliti, termasuk komnas flu burung dan komisi ahli hewan di Deptan. "Kita tidak menutup kemungkinan itu dibicarakan dengan para ahli lainnya dan diteliti apa solusinya. Bagaimana pun juga unggas bisa kita atur dengan berusaha mengurangi risiko penularannya," ujar dia.
(umi/ary)











































