100 Aktivis Anti Komunis 'Geruduk' Kongres Papernas
Jumat, 19 Jan 2007 16:15 WIB
Yogyakarta - Front Anti Komunis Indonesia (FAKI) Yogyakarta merealisasikan ancamannya 'menggeruduk' Kongres Partai Persatuan Pembebasan Nasional (Papernas). Jika pukul 21.00 WIB kongres tidak bubar, FAKI akan membubarkannya secara paksa.Massa FAKI yang berjumlah 100-an orang mendatangi lokasi kongres di Wisma Sejahtera, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta, Jumat (19/1/2007) pukul 15.00 WIB. Mereka menuntut kongres harus bubar karena tidak punya izin dan membawa ide marxisme-komunisme.Namun massa tidak bisa mendekati lokasi kongres karena ditahan oleh anggota Polres Sleman, sekitar 100 meter arah utara lokasi kongres.Setelah bernegosiasi dengan Kapolres Sleman AKBP Idris Kadir, dicapai kesepakatan hanya perwakilan yang bisa bertemu dengan panitia kongres. Sementara massa FAKI lainnya tetap bertahan di depan barisan polisi.Saat bernegosiasi, mereka juga meneriakkan yel-yel 'hancurkan komunis, ganyang Papernas'. Di depan massa terpasang spanduk bertuliskan 'FAKI, komunis bangkit, sikat dan ganyang'; 'Tegakkan UU 27/1999 tentang marxisme-komunisme di Indonesia'.Sebagian massa mengenakan kaos warna hitam, ada bendera Merah Putih di dada dan di bagian belakang kaos bertuliskan FAKI. Sejumlah bendera juga diusung massa FAKI.Burhanuddin, salah satu koordinator aksi, menyatakan, pihaknya menginginkan kongres Papernas bubar karena mengusung ide marxisme-komunisme dan itu bertentangan dengan UU sehingga harus bubar."Sebagai generasi muda, mereka telah ditunggangi oleh orang-orang yang beraliran komunis," kata Burhanuddin.Setelah negosiasi, akhirnya didapat kesepakatan empat perwakilan FAKI bertemu dengan empat perwakilan Papernas di Vila Brotoseno, sebelah Wisma Sejahtera.Dalam pertemuan itu, FAKI tetap meminta Papernas bubar. Mereka dilayani oleh panitia kongres seperti Dita Indah Sri, Lukman Hakim, dan Agus Priyono.Dita sempat dituding-tuding anggota FAKI agar sadar bahwa dirinya ditunggangi dan jadi antek komunis. Di akhir pertemuan, massa FAKI mengultimatum agar kongres Papernas harus bubar pada pukul 21.00 WIB. Kalau tidak, mereka yang akan membubarkan.
(nrl/sss)










































