detikNews
Selasa 09 Januari 2007, 13:07 WIB

Uji Coba Rel Ganda Yogya-Solo Bikin Bikers Senewen

- detikNews
Yogyakarta - Jalur rel ganda (double track<\/I>) koridor Solo Balapan-Yogyakarta sepanjang 59 km pada Selasa (9\/1\/2007) berhasil dioperasikan. Uji coba ini membuat para pengendara motor (bikers<\/I>) senewen.Kereta Api (KA) Logawa yang pertama kali melintas di jalur rel ganda yang sudah tersambung di sebelah timur Stasiun KA Lempuyangan Yogyakarta.KA Logawa jurusan Purwokerto - Jember Jawa Timur dengan nomor loko 20196 itu melintas tepat pukul 11.00 WIB. Saat melintas di jalur rel yang baru dibarengi satu buah loko tanpa gerbong yang lewat di rel sebelah utara. Setelah lewat dengan sukses, dua masinis yang ada di loko masing-masing saling mengangkat tangan. Mereka saling senyum sebagai tanda suksesnya percobaan tersebut.Senewen<\/B>Namun sebelum KA tersebut lewat, sempat membuat para pengendara motor yang ada di palang pintu timur Stasiun Lempuyangan tidak sabar. Puluhan sepeda motor baik dari arah utara dan selatan yang akan melintas sudah tak sabar lagi ingin segera menyeberang. Lebih dari 10 menit menit mereka tertahan di palang pintu KA. Beberapa pengendara motor sempat memencet klakson berkali-kali sambil meminta petugas palang pintu untuk segera membuka. Beberapa orang pengendara ada yang mau nekat membuka paksa pintu namun tidak berhasil. Setelah KA Logawa yang berjalan di atas jalur rel ganda baru itu lewat, semua motor akhirnya bisa berlalu.Kepala Humas PT KAI Daop VI, Mochtadi, kepada detikcom di sela-sela persiapan mengatakan sebenarnya uji coba double track<\/I> akan dilakukan KA Sri Tanjung jurusan Stasiun Tugu Yogyakarta-Banyuwangi pada pukul 07.55 WIB, namun gagal. Demikian pula KA Prameks jurusan Yogya-Solo juga dibatalkan lewat di jalur double track<\/I>. Petugas akhirnya memutuskan KA Logawa yang akan lewat pertama kali di jalur sepanjang 59 km itu itu. Seharusnya KA itu berangkat dari Staisun Lempuyangan pukul 10.45 tapi karena harus menambah gerbong dan loko baru diberangkatkan pada pukul 11.00 WIB. \\\"Ternyata berhasil dengan sukses. Tanda kalau permukaan rel belum pernah dilewati adalah masih tampak kusam kecoklatan, belum mengkilap seperti rel yang lama yang sudah dilewati ribuan kali,\\\" katanya. Dia mengatakan, sebelumnya sejak akhir Desember 2006 lalu, petugas sudah sebanyak 3 kali melakukan uji coba lokomotif direl koridor Lempuyangan - Maguwo sepanjang 6,140 km. Sedang jalur double track<\/I> Stasiun Tugu hingga Lempuyangan belum dioperasikan karena masih dilakukan pelurusan wesel rel.Total sejak tahun 2001-2006 pembangunan jalur double track<\/I> sudah mampu menghubungkan jalur Yogya - Solo sepanjang 59 km. Pertama kali dibangun tahun 2001 jalur Stasiun Srowot - Ketandan Klaten sepanjang 11,7 km. Pada tahun 2004 jalur Prambanan - Kalasan - Maguwo sepanjang 8,5 km. Jalur Stasiun Delanggu Klaten - Gawok Sukoharjo sepanjang 5,5 km dan jalur Solo Balapan - Gawok sepanjang 9,5 km. Dari hasil evaluasi oleh tim kata dia, kondisinya baik, aman dan layak untuk dilewati KA. Kondisi bantalan rel dan tanah mulai dari kampung Pengok hingga Stasiun Kembang Maguwo ditinggikan. \\\"Dengan dioperasikannya double track<\/I>, frekuensi KA yang melintas juga akan bertambah. Dari semula 80 KA per hari menjadi 120 KA per hari. Bagi warga yang akan melintas di pintu lintasan hendaknya lebih hati-hati,\\\" katanya.


(bgs/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com