JK Izinkan Keluarga Korban AdamAir Ikut Pencarian
Sabtu, 06 Jan 2007 18:16 WIB
Makassar -
Menunggu kabar kerabat yang hilang di pesawat AdamAir sungguh membuat frustasi. Apalagi keluarga tidak diizinkan ikut dalam pencarian. Namun akhirnya pemerintah berubah pikiran.Pemerintah merespons permintaan wakil keluarga korban Handoko, ketika bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla di Gedung Galaktika, Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/1/2007)."Keluarga korban banyak yang muda-muda. Kenapa tidak dilibatkan? Kalau bisa, diikutkan saat pencarian," pinta Handoko.Kalla pun merespons positif permintaan tersebut."Kalau ada yang mau ikut, ikut saja. Setiap hari 2 orang mulai besok. Bagusnya naik Boeing, jangan yang lain, karena kecil, nanti ada apa-apa lagi," ujar Kalla sambil memandangi Danlanud Marsekal Pertama Eddy Suyanto. Eddy pun hanya manggut-manggut ditatap Kalla.Keluh KesahPertemuan Kalla dan keluarga korban menjadi kesempatan mereka berkeluh kesah. Dalam suasana penuh isak tangis, mereka mengeluhkan minimnya informasi perkembangan proses pencarian."Kami ingin ada informasi langsung dari AdamAir. Tapi kita malah dapat dari TV," ujar Ario Bimo. Bimo pun mengeluhkan ketiadaan pos kesehatan di tempat penampungan keluarga korban AdamAir.Menanggapi hal itu, Kalla berjanji akan menyediakan satu ambulans di Hotel Makassar Transit I dan II tempat mereka menginap. "Mulai Minggu sore, akan ada informasi pencarian pada hari itu ke hotel oleh petugas lanud," katanya.
(fay/sss)










































